Berita Papua, Keerom — Kekhawatiran akan dampak insiden keamanan di Kabupaten Yahukimo turut dirasakan hingga ke Keerom. Ketua Rukun Keluarga Papua Pegunungan (RKPT) Kabupaten Keerom, Simon Kossay, menggelar rapat mendadak di kantor sekretariat RKPT, Kampung Wonorejo PIR 4, Distrik Arso Timur, Kabupaten Keerom, Senin (27/7/2026), sebagai langkah antisipatif menjaga stabilitas keamanan di wilayah tersebut.
Dalam rapat itu, Simon menyampaikan rasa belasungkawa mendalam atas peristiwa yang terjadi di Yahukimo. Ia mengajak seluruh masyarakat, khususnya warga asal Lepago dan Meepago yang tinggal di Kabupaten Keerom, untuk tetap tenang, menjaga persatuan, dan tidak mudah terpancing oleh informasi yang belum jelas kebenarannya.
“Jangan mudah terpengaruh oleh informasi yang belum dapat dipastikan kebenarannya,” tegas Simon.
Ia menekankan pentingnya kehati-hatian warga di tengah beredarnya kabar-kabar yang belum terverifikasi pasca-insiden tersebut.
Lebih jauh, Simon mengajak seluruh tokoh adat, tokoh agama, tokoh masyarakat, dan tokoh pemuda untuk bergandengan tangan bersama pemerintah daerah dan aparat keamanan memperkuat sinergi menjaga keamanan dan ketertiban. Langkah ini dinilai penting agar situasi di Kabupaten Keerom tetap terjaga aman, damai, dan kondusif di tengah dinamika yang berkembang.
Rapat konsolidasi sebagai upaya komunitas Papua Pegunungan di Keerom untuk meredam potensi keresahan sekaligus mempererat soliditas antarwarga, sebelum isu-isu yang belum terverifikasi sempat memicu gesekan di tingkat akar rumput.
(Redaksi)











