BeritaPapua.co, Jayapura — Tingkatkan daya saing dan Numerasi daerah, pemerintah kota Jayapura melalui dinas pendidikan dan kebudayaan kota Jayapura serta yayasan Indonesia Jaya menggelar pelatihan dan pendampingan pandai berhitung bagi guru dan siswa dengan menggunakan metode Gasing (Gampang, Asik, Menyenangkan).
Pelatihan tersebut merupakan angkatan ke-2 di tahun 2023, yang diikuti 210 peserta terdiri dari 70 orang guru dan 140 siswa SD dari wilayah Kotaraja dan Abepura serta 12 orang fasilitator dari berbagai daerah.
Dibuka oleh penjabat Walikota Jayapura, Frans Pekey pelatihan dan pendampingan digelar terpusat di aula dan ruang-ruang kelas di SDN dan SD Inpres Kotaraja, selama 15 hari, mulai 5-22 Juli 2023.
Sasaran pelatihan dan pendampingan ini dapat meningkatkan angka Numerasi daerah Kota Jayapura, transformasi sumber daya yang unggul, menjaring tenaga trainer yang dapat melatih guru yang lain sehingga semua guru di Kota Jayapura memiliki kemampuan dan metode yang tepat dalam mengajarkan cara berhitung yang cepat dan tepat.
Pendiri Yayasan Indonesia Jaya, Yohanes Suryo mengapresiasi terhadap langkah tepat yang telah dilakukan oleh pemerintah kota Jayapura dengan menggelar pelatihan ini.
Dia berharap dengan metode pengimbasan kepada guru maupun murid lainnya dapat memberikan dampak yang sangat luar biasa.
“Kita harapkan ini tindakan ini bisa diteruskan sampai seluruh anak di Kota Jayapura ini bisa pandai berhitung,” ujarnya.
Kata dia, presiden Jokowi juga sangat mendukung program tersebut dan berharap tidak hanya di Indonesia tetapi metode ini dapat disampaikan hingga keluar negeri.
Sementara itu, Penjabat Wali Kota Jayapura, Frans Pekey berkomitmen untuk terus meningkatkan pendidikan lewat program Gasing.
“Semua anak harus pandai berhitung karena menjadi dasar dalam bekerja. Harus memiliki komitmen. Saya minta Dinas Pendidikan monitor terus angkatan pertama sehingga menjadi tutor minimal di sekolah masing-masing dan menjadi garda terdepan dalam menyukseskan program Gasing,” tegasnya.
Pekey menjelaskan bahwa setelah mengikuti program Gasing tersebut, guru mampu menyelesaikan soal-soal tentang perhitungan, perkalian, pengurangan, dan pembagian sehingga meningkatkan efektivitas pembelajaran.
“Memiliki kepercayaan diri untuk bersaing demi memajukan pendidikan di Kota Jayapura, apalagi kita sebagai barometer pendidikan di Tanah Papua,” tegasnya.
Kepala dinas pendidikan dan kebudayaan kota Jayapura, Abdul Majid bakalan terus mendorong program Gasing agar terus meluas di wilayah kota Jayapura.
“Kemudian dalam waktu tidak berlama kita juga akan melakukan pengimbasan di distrik Muara Tami,” ungkapnya.
Dia juga telah menyiapkan narasumber nasional dan guru terbaik untuk angkatan ke-3 dan 4.
“Jadi narasumber nasional ada 4 orang, 10 orang terbaik sesi kali ini nanti akan menjadi narasumber di angkatan ke-3. Sampai akhir Desember ada angkatan ke-4 mudah-mudahan ini terus mereplikasi kekuatan metode Gasing pembelajaran matematika,” pungkasnya.
(Renaldo Tulak)











