Berita Papua, Jayapura — Dinas Pendidikan Provinsi Papua menggelar pelatihan peningkatan kompetensi guru bagi satuan pendidikan khusus yang memasuki hari ke-2 di Hotel Aston Kota Jayapura, Selasa (12/11/2025).
Pelatihan yang berlangsung selama 3 hari, 11-13 November 2025, ini menitikberatkan pada penguatan kompetensi pedagogik sebagai kemampuan khas yang membedakan profesi guru dengan profesi lainnya.
Pengawas Sekolah Dinas Pendidikan Provinsi Papua, Yustanti, yang menjadi narasumber pada hari ke-2, menyampaikan bahwa pelatihan ini mencakup 4 kompetensi utama yang harus dikuasai guru yaitu: kompetensi pedagogik, kepribadian, sosial, dan profesional.
“Kompetensi pedagogik ini adalah kompetensi khas yang membedakan profesi guru dengan profesi lainnya. Ini adalah kompetensi khas yang harus dimiliki oleh pendidik,” tegas Yustanti saat memberikan materi kepada peserta.
Yustanti menjelaskan, materi pelatihan dimulai dengan peningkatan kompetensi pembelajaran literasi, dilanjutkan dengan model kompetensi guru secara komprehensif, dan diakhiri dengan pendalaman kompetensi pedagogik.
“Tujuannya adalah agar guru dapat mengimplementasikan pembelajaran yang berpusat pada peserta didik. Ini sangat penting untuk menciptakan proses belajar mengajar yang efektif dan bermakna,” jelasnya.

Menurut Yustanti, penguasaan kompetensi pedagogik memungkinkan guru merancang dan melaksanakan pembelajaran yang sesuai dengan karakteristik dan kebutuhan siswa, terutama di satuan pendidikan khusus yang memiliki tantangan tersendiri.
Pelatihan ini diikuti oleh guru dari berbagai satuan pendidikan khusus di Papua, mencakup Sekolah Negeri Khusus (SNK), dan Sekolah Luar Biasa (SLB) yang tersebar di beberapa kabupaten/kota.
Para peserta berasal dari berbagai bidang keahlian, meliputi guru mata pelajaran IPA, IPS, Bimbingan Konseling (BK), Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK), serta guru Pendidikan Luar Biasa (PLB) dan guru kejujuran.
Satuan pendidikan yang mengirimkan guru antara lain SNK Pariwisata Dok 5 Jayapura, SNK Agro Bisnis dan Teknologi Jayapura, SNK Kemaritiman Bidang Kelautan dan Perikanan Biak, SNK Sains dan Bahasa Buper Jayapura, dan SNK Olahraga Buper Jayapura.
Turut berpartisipasi juga tujuh Sekolah Luar Biasa, yaitu SLB Negeri 1 Kota Jayapura, SLB Pembina Buper Jayapura, SLB Uriwaren Waropen, SLB Serui, SLB Saireri Biak, SLB ABC Tunas Harapan Biak, dan SDLB Sub Biaki Biak.
Pelatihan ini merupakan bagian dari upaya strategis Dinas Pendidikan Provinsi Papua dalam meningkatkan kualitas tenaga pendidik, khususnya yang bertugas di sekolah-sekolah khusus. Dengan penguatan kompetensi, diharapkan guru dapat memberikan layanan pendidikan yang lebih berkualitas dan sesuai dengan kebutuhan peserta didik di satuan pendidikan khusus.
Program pelatihan ini menunjukkan komitmen pemerintah daerah dalam memperhatikan pengembangan profesional guru, terutama bagi mereka yang menghadapi tantangan lebih kompleks dalam menangani peserta didik dengan kebutuhan khusus di berbagai wilayah Papua.
Pelatihan dan Peningkatan Kompetensi Guru pada Satuan Pendidikan Sekolah Negeri Khusus Provinsi Papua Tahun 2025 di Hotel Aston Kota Jayapura hari ke-2 ini, secara resmi ditutup oleh Evalius Arman, Kepala seksi PTK Sekolah Luar Biasa, Bidang Pembinaan Ketenagaan, Dinas Pendidikan Provinsi Papua pada Rabu malam (12/11/2025).
(Renaldo Tulak)











