Pendidikan

Disdik Papua Buka UKK dan USBK 2025-2026, 198 Siswa SNK Ikuti Ujian Gratis

0
×

Disdik Papua Buka UKK dan USBK 2025-2026, 198 Siswa SNK Ikuti Ujian Gratis

Sebarkan artikel ini
Tampak Kepala Dinas Pendidikan, Marthen Medlama, S.Pd M.Si. M.TSOL memberikan arahan langsung kepada peserta di gedung Skouw Yambe SNK Pariwisata Papua Dok V Jayapura.

Berita Papua, Jayapura — Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Papua, Marthen Medlama, secara resmi membuka pelaksanaan Uji Kompetensi Keahlian (UKK) dan Ujian Sekolah Berbasis Komputer (USBK) tahun ajaran 2025-2026, Senin (9/2/2026).

Ujian tersebut diikuti sebanyak 198 siswa dari 2 Sekolah Negeri Khusus (SNK) mengikuti ujian yang dibiayai penuh oleh Pemerintah Provinsi Papua.

Sebanyak 128 siswa SNK Pariwisata di Dok V, Distrik Jayapura Utara, dengan 6 program keahlian, dan 70 siswa SNK Agrobisnis di Koya, Distrik Muara Tami, dengan 7 program keahlian, menjadi peserta ujian tahun ini.

Marthen Medlama memberikan apresiasi kepada kepala sekolah dan guru yang telah membina siswa hingga mencapai tahap ujian akhir.

“Kami memberikan apresiasi sudah membina anak-anak kita. Mereka mampu secara hard skill dan soft skill, punya pengetahuan, dan karakter yang cukup baik sehingga ketika terjun ke masyarakat nanti bisa diterima dan membawa pengaruh positif,” ujar Medlama.

Tampak foto bersama Kepala Dinas Pendidikan, Marthen Medlama, S.Pd M.Si. M.TSOL saat membuka pelaksanaan UKK dan USBK di gedung Skouw Yambe SNK Pariwisata Papua Dok V Jayapura.

Dia berharap para siswa dapat mempersiapkan diri dengan maksimal agar mampu mengikuti ujian dengan baik dan membanggakan sekolah serta orang tua.

Medlama menyampaikan apresiasi kepada Gubernur Papua yang telah mengalokasikan dana sehingga seluruh biaya ujian tahun ini ditanggung pemerintah provinsi.

“Anak-anak kita ujian tahun ini tidak bayar, kita biayai. Ini menolong orang tua dan membuat anak-anak semangat belajar, semangat mengejar masa depan mereka,” katanya.

Kebijakan pembiayaan ujian gratis ini dinilai sebagai bentuk perhatian serius pemerintah daerah terhadap dunia pendidikan, khususnya pendidikan kejuruan di Papua.

Sebagai pejabat yang baru ditunjuk Gubernur Papua, Medlama menegaskan komitmennya untuk bekerja maksimal mendukung visi dan misi kepala daerah.

“Kami akan memberikan perhatian penuh kepada 12 sekolah di bawah Dinas Pendidikan Provinsi Papua supaya anak-anak kita yang belajar bisa maju,” tegasnya.

Dia berharap program-program positif seperti ini dapat berlanjut dan sekolah-sekolah binaan terus mendapat perhatian agar pendidikan di Papua semakin berkembang.

UKK dan USBK merupakan tahapan penting bagi siswa SMK untuk mengukur kompetensi mereka sebelum lulus dan terjun ke dunia kerja atau melanjutkan pendidikan ke jenjang lebih tinggi.

(Renaldo Tulak)