Uncategorized

Cek Kesiapan Personil Polres Yapen Apel Gabungan Operasi Ketupat Matoa 2021

16
×

Cek Kesiapan Personil Polres Yapen Apel Gabungan Operasi Ketupat Matoa 2021

Sebarkan artikel ini
Penyematan pita Satgas Operasi Ketupat Matoa 2021 oleh Kapolres Kepulauan Yapen, AKBP Ferdyan Indra Fahmi

BeritaPapua.co, Serui — Guna memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat terlebih khusus dalam perayaan Idhul Fitri 1442 H, Kepolisian resor Kepulauan Yapen menggelar apel gabungan dengan berbagai unsur terkait di Alun – Alun Trikora Serui, Kamis (6/05/2021).

Apel gabungan yang dipimpin langsung oleh Kapolres AKBP Ferdyan Indra Fahmi sekaligus guna mengecek kesiapan setiap personil yang bertugas dalam operasi Ketupat Matoa 2021, Dimana operasi Ketupat Matoa 2021 ini sendiri berlangsung dari tanggal 6 hingga 17 Mei mendatang.

Kepada wartawan Kapolres AKBP Ferdyan Indra Fahmi menuturkan apel gabungan dengan instansi terkait ini selain selain mengecek kesiapan setiap personil juga mengecek sarana dan prasarana pendukung.

“Kita sudah lakukan apel bersama ,ini adalah menunjukkan kepada masyarakat bahwa kita ( Polri) khususnya di kabupaten kepulauan Yapen bersama unsur dan stakeholder yang ada bersinergi siap mengamankan dan mengantisipasi pelaksanaan perayaan Idhul Fitri 1442 Hijriah,” ucap Kapolres Ferdyan.

Menurutnya perayaan Idhul Fitri dibarengi dengan libur panjang selain melakukan pelayanan dan pengamanan juga seraya menekan maupun menjaga jangan sampai ada penyebaran kluster baru Covid 19 karena saat ini kita masih dihadapkan dengan pencegahan peyebaran Covid 19 sehingga akan dilakukan pengetatan kerumunan-kerumunan diarea publik atau terbuka sekaligus memastikan bahwa protokol kesehatan tetap diterapkan.

“Sesuai harapan bapak Presiden melalui amanat bapak Kapolri yang sudah saya bacakan tadi, bahwa kita harus mampu menekan arus mudik sehingga tidak menimbulkan kluster baru walaupun kita bersyukur di kabupaten kepulauan Yapen ini masih bisa dikatakan zona hijau,” ucapnya.

Meski demikian pihaknya untuk tidak underestimate dan tetap menjaga titik-titik pintu masuknya orang seperti di pelabuhan akan dilakukan uji sampling atau uji petik terhadap masyarakat atau orang yang masuk.

“Dari uji sampling ini kita berharap semuanya betul-betul dinyatakan negatif sehingga kita bisa menjamin bahwa kita di kabupaten kepulauan Yapen ini bisa terhindar dari penyebaran Covid 19 sesuai harapan bapak Presiden dan Kapolri kita bisa laksanakan baik didaerah kita ini,” ujar Ferdyan.

Lebih lanjut Kapolres Ferdyan mengatakan selain dapat menekan peyebaran Covid 19 di daerah Kepulauan Yapen ini terlebih khusus dalam menghadapi perayaan Idhul Fitri pihaknya memberikan sosialisasi atau himbauan agar tidak mudik karena ada di beberapa kantong-kantong willahnya yang biasanya melakukan rutinitas mudik.

“Ini juga kita akan siapkan Tim untuk mensosialisasikan dengan baik sehingga masyarakat tetap dirumah tidak perlu mudik kedaerah asalnya karena itu akan menjadi beban didaerah tujuan, oleh karenanya kita akan berupaya selain melakukan penyekatan yang masuk dengan uji sampling kita juga membantu agar sosialisasi tidak mudik ini berjalan baik,” imbuh Ferdyan.

Sedangkan untuk antisipasi gangguan Kamtibmas pihaknya menyiapkan pos-pos pelayanan ditempat -tempat yang merupakan terjadinya titik kumpul masyarakat agar mencegah terjadinya kriminalitas maupun tindak pidana juga menekan seminimal mungkin angka kecelakaan lalu lintas karena dengan adanya liburan panjang ini mobilitas masyarakat akan naik.

“Kita harapkan tim yang bertugas nanti bisa untuk melakukan himbauan atau langkah-langkah yang dianggap perlu guna menekan kecelakaan lalu lintas ini, Syukur-syukur kita berharap zero tidak ada terjadi laka lantas,” tandasnya.

Dikatakan operasi Ketupat Matoa 2021 ini pihaknya melibatkan 250 personil gabungan yang terdiri dari unsur TNI-POLRI dan Stakeholder terkait yang akan disebar dibeberapa titik di kota Serui ini, Sedangkan untuk pengawasan pintu- pintu masuk yang tidak formal kata Ferdyan pihaknya menyiapkan tim mobile guna mengantisipasi masuknya orang dari pintu masuk yang tidak resmi atau jalur tikus.

“Tim satuan tugas Mobile ini kita harapkan dapat menekan hal itu dan jika kita temukan diambil langkah-langkah seperti mengecek kelengkapan administrasi, hasil rapid antigennya atau kita ambil sampelnya lagi kalau tidak memiliki sehingga kita bisa memastikan bahwa masyarakat yang kita amankan itu sudah clear atau negatif Covid 19,” pungkas mantan Kapolres Pegubin ini.

(AG)