Berita Papua, Sentani — Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jayapura melalui Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) mengambil langkah strategis dengan memfasilitasi pendaftaran dan sertifikasi Hak Kekayaan Intelektual (HKI) secara langsung bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), seniman, dan kuliner khas daerah. Sosialisasi dan pendaftaran perdana telah digelar selama 2 hari di Hotel Grand Alison Sentani, Kamis (16/10/2025).
Kepala Disbudpar Kabupaten Jayapura, Elisa Yarusabra, menegaskan bahwa langkah ini bertujuan untuk melegalkan dan memberi ruang bagi karya lokal agar memiliki perlindungan hukum.
“Kegiatan ini kami lakukan untuk memberi ruang dan melegalkan kelompok UMKM dan budaya supaya mempunyai sertifikasi hak intelektual. Kami undang langsung Kemenkumham, sehingga selain sosialisasi, pendaftaran juga bisa langsung dilakukan. Efektif, sekali kerja langsung jadi,” ujar Elisa.
Dia menjelaskan, dengan mendaftarkan HKI melalui Kemenkumham yang telah diundang, produk-produk unggulan daerah seperti kerajinan, seni, dan kuliner dapat segera tersertifikasi.
Elisa menyebut, hal ini dapat mendorong pengembangan produk serta meningkatkan nilai ekonomi dan kesejahteraan pelaku di kampung-kampung.
“Harapannya, pelaku seni dan kuliner bisa mengembangkan produk intelektual mereka yang tersertifikasi untuk membantu peningkatan ekonomi di kampung mereka,” tegasnya.
Elisa juga menekankan bahwa upaya ini sejalan dengan tugas pokok dan fungsi (tupoksi) Disbudpar untuk menghidupkan pariwisata di setiap kampung yang kaya akan kuliner, budaya, dan seniman.
“Dinas pariwisata akan mendorong hidupnya pariwisata di setiap kampung. Kami akan mendukung agar kuliner, budaya, dan seniman di Kabupaten Jayapura menjadi komplit. Ini sangat penting karena menyangkut hak cipta yang dimiliki,” tegasnya.
Menindaklanjuti kesuksesan kegiatan pertama, Disbudpar akan menggelar sesi serupa pada 24-25 Oktober 2025 di Kali Biru. Prosesnya tetap sama dan rencananya akan dihadiri langsung oleh Bupati dan Wakil Bupati Jayapura untuk memberikan dukungan penuh.
“Untuk kegiatan baik ini akan dilanjutkan di Kali Biru dan prosesnya tetap sama,” pungkas Elisa.
(Yan Mofu)











