Berita Papua, Sentani — Ketua Kamar Adat Pengusaha Papua (KAPP) Kabupaten Jayapura, Yason Klemen, mengajak seluruh masyarakat untuk bersahabat dan melindungi alam.
Ajakan ini disampaikannya menyusul kondisi alam di Kabupaten Jayapura yang dinilainya semakin tidak bersahabat akibat ulah manusia, Kamis (9/4/2026).
Yason menegaskan bahwa manusia tidak akan pernah bisa menang melawan alam jika terus-menerus merusaknya. Menurutnya, alam memiliki “kemarahan” yang nyata, yang diwujudkan melalui berbagai bencana seperti banjir, tanah longsor, kekeringan, hingga perubahan iklim.
“Marilah kita bersahabat dengan alam serta melindunginya supaya kita juga dilindungi setiap waktu,” ujar Yason.
Ia menjelaskan bahwa alam memiliki kecenderungan alami untuk mempertahankan keseimbangan, seperti kebutuhan akan air, udara bersih, dan ekosistem yang stabil. Sementara itu, manusia memiliki sifat, emosi, dan akal yang seharusnya mampu mengelola alam secara bijak.
“Alam bisa ‘marah’ karena tindakan manusia yang tidak ramah lingkungan, seperti polusi, deforestasi, dan perubahan iklim. Ini bisa menyebabkan bencana alam seperti banjir, gempa, dan kekeringan,” kata Yason.
Yason Klemen juga memaparkan sejumlah dampak buruk jika alam “marah”, antara lain; Bencana alam seperti banjir, gempa bumi, dan tsunami, Perubahan iklim ekstrem, Kekeringan dan kelaparan, Hilangnya keanekaragaman hayati dan Gangguan kesehatan masyarakat.
Sebaliknya, jika alam dijaga keseimbangannya, manusia akan mendapatkan manfaat besar seperti: ketersediaan oksigen dan air bersih, sumber pangan dan obat-obatan alami, pengaturan iklim dan cuaca, tempat tinggal serta sumber daya alam dan keindahan dan inspirasi hidup
“Alam itu sangat penting bagi kehidupan manusia. Oleh sebab itu, penting bagi kita untuk menjaga alam agar tetap seimbang,” pungkas Yason.
(Yan Mofu)











