Berita Papua, Jayapura — Persekutuan Perempuan Adat Nusantara (PEREMPUAN AMAN) terus mematangkan persiapan menuju Temu Nasional (TEMUNAS) IV. Setelah sebelumnya menggelar konsolidasi secara daring pada Maret 2026, organisasi tersebut kini mengadakan konsolidasi region secara tatap muka di Sentani, Kabupaten Jayapura, pada Rabu (8/4/2026).
Konsolidasi region secara daring sebelumnya telah menjadi ruang diskusi dan refleksi bagi pengurus serta anggota untuk membahas sejumlah agenda strategis tingkat region. Beberapa isu yang diangkat antara lain tantangan dan capaian organisasi, usulan rencana kerja lima tahun ke depan, usulan perubahan statuta periode 2026–2031, garis-garis besar program kerja, rekomendasi untuk pemerintah, serta usulan nama calon Dewan Nasional.
Namun, dari hasil refleksi pengurus dan anggota Wilayah Pengorganisasian (WP) dalam konsolidasi daring tersebut, terungkap sejumlah persoalan mendasar. Masih banyak WP yang belum memahami dokumen-dokumen organisasi, termasuk Statuta dan Tujuan Strategis PEREMPUAN AMAN. Selain itu, sejumlah WP disebut masih sangat terbatas dalam menjalankan kerja-kerja organisasi.
Hasil konsolidasi daring juga menunjukkan bahwa hanya sedikit WP yang membahas Statuta sebagai pedoman organisasi, usulan program kerja di tingkat WP, serta rekomendasi yang harus didorong kepada pemerintah. Pembahasan mengenai calon pengurus pusat pun dinilai belum dilakukan secara mendalam.
Merespons kondisi tersebut, Rapat Pengurus Pusat (RPP) XII PEREMPUAN AMAN menyepakati bahwa konsolidasi akan dibagi dalam dua tahap: daring dan tatap muka. Konsolidasi region secara tatap muka di Jayapura diharapkan menjadi ruang bagi pengurus dan utusan WP untuk membahas kembali agenda-agenda strategis organisasi di tingkat region.
Agenda yang akan dibahas secara lebih mendalam mencakup usulan perubahan Statuta periode 2026–2031, garis-garis besar program kerja, resolusi dan rekomendasi, serta usulan nama calon Dewan Nasional dan bakal ketua umum.
Seluruh hasil keputusan dari konsolidasi region ini nantinya akan dibawa ke dalam TEMUNAS IV PEREMPUAN AMAN sebagai bahan pengambilan keputusan final organisasi.
(Viktor Done)











