Kabupaten Jayapura

Bantuan Banjir Danau Sentani Tersalurkan, Pemerintah Kampung Yobeh: Terima Kasih Bupati dan Kemensos

0
×

Bantuan Banjir Danau Sentani Tersalurkan, Pemerintah Kampung Yobeh: Terima Kasih Bupati dan Kemensos

Sebarkan artikel ini
Kepala Kampung Yobeh, Sostinus Sokoy.

Berita Papua, Sentani — Kepala Kampung Yobeh, Sostinus Sokoy, memastikan bantuan sosial bagi warga terdampak banjir luapan Danau Sentani telah diterima dan disalurkan.

“Bantuan sudah diterima. Diantar langsung oleh Kepala Distrik dan perangkatnya ke kampung-kampung, termasuk Kampung Yobeh,” kata Sostinus, Senin 11 Mei 2026.

Di Kampung Yobeh, wilayah terdampak meliputi RW 1, RT 1 dan RW 2. Sostinus menyebut warga yang terdampak langsung menerima dan merasakan manfaat bantuan tersebut.

“Atas nama masyarakat, Sostinus Sokoy sebagai Kepala Kampung memberikan apresiasi dan terima kasih sebesar-besarnya kepada Bapak Bupati dan Wakil Bupati. Jayapura, Dr. Yunus Wonda, S.H., M.H., Haris Richard S Yocku, S.H, Karena sudah melihat kondisi masyarakat sehingga tergerak hati untuk membantu dengan memberikan bantuan bahan makanan bagi warga Kampung Yobeh, khususnya di RW 1, RT 1 dan RT 2,” ujarnya.

Banjir akibat luapan Danau Sentani sebelumnya merendam sejumlah permukiman di wilayah Sentani. Pemkab Jayapura bersama pemerintah distrik dan kampung terus memantau kondisi warga terdampak pasca-banjir.

Selain bantuan dari pemerintah daerah, ada juga bantuan dari Kementerian Sosial. Sostinus menegaskan penyaluran bansos Kemensos mengikuti mekanisme dan aturan yang berlaku.

“Kalau ada pengaduan terkait bansos, itu ada aturan dan petunjuknya. Kami pemerintah kampung tidak bisa menyalahi aturan yang telah dibuat. Kami salurkan sesuai yang diperintahkan kepada kami,” jelasnya.

Bantuan sosial yang disalurkan berupa beras dan minyak goreng. Untuk warga yang terdata dalam kartu penerima, masing-masing keluarga mendapat dua karung beras dan empat liter minyak goreng.

Sementara kelebihan bantuan dibagikan secara merata kepada warga lain.

“Kelebihan dari itu kami bagikan setiap keluarga satu karung beras dan dua minyak goreng,” pungkas Sostinus.

(Yan Mofu)