Kabupaten Jayapura

DMI Jayapura: 307 Sapi Dan 100 Kambing Kurban Terdata, Pemkab Untuk Pertama Kali Bantu Semua Masjid

0
×

DMI Jayapura: 307 Sapi Dan 100 Kambing Kurban Terdata, Pemkab Untuk Pertama Kali Bantu Semua Masjid

Sebarkan artikel ini
Ketua DMI Kabupaten Jayapura, Haji Sakarudin.

Berita Papua, Sentani — Dewan Masjid Indonesia (DMI) Kabupaten Jayapura mencatat 307 ekor sapi dan 100 ekor kambing kurban telah terdata dari 53 masjid pada perayaan Idul Adha 1447 H/2026 M. Jumlah ini diperkirakan masih bertambah karena 22 masjid lainnya belum melaporkan data hingga Rabu (27/5/2026).

Ketua DMI Kabupaten Jayapura, Haji Sakarudin, menyampaikan bahwa dari 75 masjid yang tersebar di 13 distrik, sebanyak 53 masjid sudah menyampaikan laporan pelaksanaan kurban hingga hari ini.

“Sehingga kami dapat informasi hari ini, jumlah kurban sapi yang terdata sebanyak 307 ekor. Kemudian kambing sebanyak 100 ekor. Kemungkinan ini ada di atasnya, cuma karena yang memberikan masukan ini baru 53 masjid,” ujarnya.

Kabupaten Jayapura memiliki 75 masjid, 64 mushola, dan 7 pondok pesantren yang tersebar di 13 dari 19 distrik. Data ini dihimpun dari tempat-tempat yang melaksanakan sholat Idul Adha.

Haji Sakarudin mengapresiasi Pemerintah Daerah Kabupaten Jayapura yang untuk pertama kalinya memberikan bantuan sapi kurban ke seluruh masjid.

“Khusus tahun ini atas nama umat Islam kami menyampaikan ucapan terima kasih kepada Pemerintah Daerah Kabupaten Jayapura melalui Bapak Bupati dan Wakil Bupati Jayapura. Karena baru kali ini semua masjid diberikan bantuan sapi,” katanya.

Distribusi Daging Sesuai Fikih Islam

Penyaluran daging kurban dilakukan sesuai ketentuan fikih Islam. Setiap ekor sapi dibagi menjadi tiga bagian: sepertiga untuk kaum duafa dan fakir miskin, sepertiga sebagai hadiah untuk siapa saja termasuk non-muslim, dan sepertiga untuk pihak yang berkurban.

“Kalau satu ekor sapi biasanya patungan tujuh orang. Nah itu saja, 20 kilo misalkan dibagi tujuh, dapatnya berapa. Itu untuk ketentuan dalam pembagian atau distribusi daging kurban,” jelasnya.

Pemantauan pelaksanaan kurban dilakukan DMI bersama tim dari Dinas Kesehatan serta Dinas Peternakan dan Perkebunan Kabupaten Jayapura. Pemeriksaan dilakukan untuk memastikan hewan yang disembelih layak konsumsi dan bebas penyakit.

“Tim dari dinas peternakan dan juga bersama dengan dinas kesehatan, mereka sudah memantau kepada peternak-peternak itu. Kalau ada sapi yang sakit, diberikan obat untuk menyembuhkan penyakit yang bisa diobati dalam waktu tidak terlalu lama,” ujarnya.

Hampir semua masjid melaksanakan pemotongan pada hari ini. Namun ada beberapa masjid yang baru akan melaksanakan besok, salah satunya Masjid Darul Ulum Doyo Baru, karena masih mempersiapkan tempat dan pendataan.

Menurut DMI, bantuan hewan kurban dari pemerintah tahun ini lebih banyak dibanding tahun-tahun sebelumnya. Bahkan, untuk pertama kalinya semua masjid mendapat bantuan.

“Untuk tahun ini lebih banyak. Kalau tahun lalu hanya lebih 10, bahkan sebelumnya kami tidak bisa menyebar ke masjid-masjid karena sangat terbatas. Tahun ini baru merupakan sejarah pertama, semua masjid dapat,” katanya.

Bupati Jayapura sebelumnya juga menyampaikan bahwa semangat serupa akan diterapkan saat Natal, dengan memberikan bantuan hewan untuk dikonsumsi di semua gereja.

(Yan Mofu)