Pemerintahan

Pemberkasan Honorer K2 Belum Final, Ini Penjelasan Wabup Mamberamo Raya

2713
×

Pemberkasan Honorer K2 Belum Final, Ini Penjelasan Wabup Mamberamo Raya

Sebarkan artikel ini
Bupati, Mamberamo Raya, Jhon Tabo dan Wakil Bupati, Everd Mudumy

BeritaPapua.co, Burmeso — Pemerintah Kabupaten Mamberamo Raya memastikan hingga kini masih terus melakukan pendataan dan pemberkasan terhadap pengangkatan Honorer Kategori 2 untuk mengisi kuota 500 honorer yang diberikan Pemerintah Pusat.

Sehingga para Honorer di Mamberamo Raya diharapkan dapat bersabar karena setelah dilakukan pendataan oleh Tim yang dibentuk, hanya yang memenuhi syarat dari kuota diberikan Menpan baru mencapai 228

Demikian dikatakan Wakil Bupati Mamberamo Raya Everd Mudumy, Kamis (30/6) di Burmeso.

Menurut Everd Mudumy bahwa dirinya ditunjuk langsung oleh Bupati sebagai Ketua Tim untuk melakukan pendataan dan pemberkasan pengangkatan Honorer kategori 2 (K2), baru yang memenuhi syarat dan diusulkan ke BKN dan Menpan di Jakarta mencapai 228 orang, sedangkan sisanya saat ini masih dilakukan pemberkasan agar dapat memenuhi kuota 500 orang.

“Sehingga perlu saya sampaikan kepada semua tenaga honorer bahwa kuota 500 orang yang diberikan MENPAN sudah diperintahkan Bupati untuk dibentuk Tim Pendataan dan saya selaku ketua Tim dan yang baru memenuhi aturan sesuai edaran Menpan hanya 228 orang,” jelas Wakil Bupati Everd Mudumy.

Dikatakan Wakil Bupati bahwa dalam pendataan, sesuai petunjuk Bupati Jhon Tabo mtim menggunakan presentasi 70 % anak mamberamo, 20 % orang asli Papua diluar di Mamberamo dan 10 % bagi orang nusantara.

Oleh sebab itu Wakil Bupati Everd Mudumy mengatakan adanya data Pemberkasan Honorer yang saat ini telah beredar dikalangan ASN, Honorer dan masyarakat yang hanya berjumlah 228 orang, kata Wakil Bupati bahwa data tersebut belum final dan belum bisa di umumkan ke Publik.

“Data 228 honorer yang saat ini beredar dikalangan honorer, ASN dan masyarakat itu memang yang sudah memenuhi syarat sesuai aturan dan ketentuan dari MENPAN, tetapi belum final kita umumkan ke Publik karena masih dilakukan pemberkasan lagi untuk 272 kuota untuk memenuhi 500 yang diberikan dari Menpan. Jadi silahkan data itu beredar tapi belum bisa kita umumkan ke publik,” terang Wabup

Oleh sebab itu Wakil Bupati Everd Mudumy menghimbau dan mengharapkan kepada seluruh tenaga honorer di Mamberamo Raya untuk tetap tenang dan bersabar, dan tidak mudah diprovokasi oleh oknum oknum yang tidak bertanggungjawab yang ingin membuat kondisi daerah ini tdk aman.

Karena adanya kebijakan yang telah diambil Pemerintah Daerah untuk mengakomodir anak anak asli Mamberamo Raya dengan presentasi 70 % anak asli, 20 orang asli Papua luar Mamberamo Raya dan 10 % nusantara termasuk ada penerimaan CPNS tahun ini yang akan tetap memprioritaskan anak asli Mamberamo yang adalah pemilik negri ini.

(RH)