BeritaPapua.co, Jayapura — Dengan diserahkannya Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) tahun 2023, pemerintah kabupaten Keerom akan menggenjot peningkatan di Sektor Pendapatan Asli Daerah (PAD).
Hal itu disampaikan Bupati Keerom, Piter Gusbager dalam sambutannya pada saat penyerahan Dokumen Pelaksanaan Anggaran kepada Satuan Perangkat Kerja Daerah (DPA-SKPD) di gedung Pramuka Swakarsa, Keerom, Selasa (21/2/23).
“Anggaran kita 5 tahun terakhir masih berputar di 800, 900 miliar dengan pendapatan asli daerah berkisar 15 sampai 20 miliar tiap tahun,” ungkapnya.
Kata Bupati, Itu artinya bahwa kita masih jauh dari target.
“Harapan target PAD kita lebih besar lagi, Itu sebabnya yang kecil itu berkontribusi pada pendapatan kita” tegasnya.
Orang nomor 1 di kabupaten Keerom itu tegas meminta kepada jajaran SKPD untuk lebih memaksimalkan kinerjanya.
“Untuk itu saya harap untuk bekerja lebih keras lagi, lebih keras lagi, lebih keras lagi, pola dan gaya kerja lama harus ditinggalkan,” tandasnya.
Bupati Piter juga menyampaikan 3 hal yang membuat Papua ini tetap pada rangking buncit dari kabupaten atau provinsi lain di Indonesia
“Yang pertama, adalah rendahnya kapasitas aparatur negara. Yang kedua, lemahnya koordinasi dan komunikasi lintas daerah, lintas SKPD. Yang ketiga, rendahnya kesadaran dan tanggung jawab hak dan kewajiban,” tuturnya.
Sehingga dia menekankan bahwa, capaian pemerintah daerah adalah kepuasan masyarakat terhadap apa yang dikerjakan oleh pemerintah.
(RT)











