BeritaPapua.co, Jayapura — Menindaklanjuti Peraturan Presiden dan Menteri PAN-RB, Pemerintah Kota Jayapura menerapkan mall pelayanan publik berbasis digital.
Mall pelayanan publik itu diresmikan oleh Menteri PAN-RB, Abdullah Azwar Anas di kawasan terminal tipe A Entrop, Jayapura, Jumat (19/5/23) serta sekaligus telah resmi beroperasi.
Mall pelayanan publik tersebut terdapat 24 layanan fasilitas terpadu dari instansi pemerintah, BUMN dan BUMD diantaranya, Imigrasi, Kementerian Agraria, Kementerian Keuangan, (pajak), layanan Polresta Jayapura Kota, Kejaksaan Negeri, BPOM, BPJS Ketenagakerjaan, Samsat, BPJS kesehatan, PT PLN, dan PT. Perusahaan air minum Jayapura serta akan beroperasi mulai dari jam 8 pagi hingga jam 4 sore.
Mal Pelayanan Publik ini bertujuan untuk memberikan akses yang begitu mudah kepada masyarakat untuk mendapatkan pelayanan yang dibutuhkan dan menyediakan fasilitas yang lengkap serta modern demi menunjang kepuasan publik terhadap pelayanan yang di disediakan oleh Pemerintah.
Penjabat Walikota Jayapura, Frans Pekey mengatakan pelayanan mall publik itu dalam rangka pemenuhan kebutuhan terhadap masyarakat berbasis digital.
“Berdasarkan Peraturan Presiden RI Nomor 89 Tahun 2021 serta Peraturan Menteri PAN-RB RI Nomor 23 Tahun 2017, maka Satuan Pemerintah wajib menyediakan Pelayanan Publik yang representatif dan terpusat,” terang Frans Pekey.
Sementara itu Menteri PAN-RB, Abdullah Azwar Anas optimis Papua bisa membuat perubahan dengan memulainya dari Kota Jayapura.
“Mal Pelayanan Publik merupakan bukti bahwa pelayanan yang selama ini kita laksanakan di Kantor dapat berada dalam 1 tempat dengan beragam pelayanan yang tersedia,” ujar Menteri PAN-RB.
Azwar Anas menambahkan peresmian mall pelayanan publik sudah sebanyak 125 dari 45% Mal Pelayanan Publik yang berada di luar Pulau Jawa yang semakin menunjukan Indonesia Sentris sesuai Program Bapak Presiden RI, bukan hanya soal Infrastruktur namun juga Pelayanan Publik.
“Kita termasuk 5 Negara yang masuk di G-20 dengan pertumbuhan ekonomi terbaik dan inflasi terbaik yang menunjukan bukti bahwa ekonomi Indonesia baik karena ditopang ekonomi dari berbagai daerah,” tutupnya.
(Renaldo Tulak)











