Pemerintahan

Pj Bupati Mansnembra: Bicara 2024, Yang Harus Pimpin Sarmi Adalah Anak Asli

9
×

Pj Bupati Mansnembra: Bicara 2024, Yang Harus Pimpin Sarmi Adalah Anak Asli

Sebarkan artikel ini
Pj Bupati Sarmi, Markus O Mansnembra Saat Memberi Arahan di Hadapan Para OPD dan Mahasiswa

BeritaPapu.co, Jayapura — “Kami sendiri mau bahwa, bicara 2024, yang harus pimpin Sarmi adalah anak asli putra Sarmi.”

Demikian hal itu ditegaskan Penjabat Bupati kabupaten Sarmi, Markus O Mansnembra bersama jajaran OPD dan mahasiswa saat ibadah dan tatap muka bersama di Hotel Mercure Jayapura, Senin (29/5/2023).

Pada momentum tersebut, Pj Bupati Sarmi itu tegas mengingatkan bahwa pada Pemilu 2024 mendatang putra asli dari 5 suku besar yang harus menjadi pemimpin di kabupaten yang berjulukan, Kota Ombak Sarmi itu.

“Kamu ingat e, tepuk tangan yang betul, jangan sampai besok situasi yang lain-lain, yang bukan anak Sobey, Armati, Rumbuay, Manirem, Isiwara, terus ada yang datang,” ujarnya.

Dia juga mengingatkan pimpinan lembaga adat kabupaten Sarmi agar hal tersebut bukan hanya menjadi catatan melainkan sebuah komitmen penting yang harus dicapai.

“Bapak LMA, Ini juga catatan buat mereka di lembaga adat juga. Kemarin kita sudah sampaikan untuk teman-teman di dewan adat karena mereka mau buat konferensi,” pintanya.

Pj Bupati Mansnembra meminta agar komitmen tersebut bisa tertuang didalam konferensi dewan adat Sarmi.

“Kami sudah minta, salah satu rekomendasi ketika konferensi itu dibuat bahwa tidak lagi masyarakat adat mengeluarkan rekomendasi ka, pengakuan hak adat kah, anak adat kah selain itu anak Sobey, Armati, Rumbuay, Manirem, Isiwara,” ungkapnya.

Menurutnya, ketika anak asli Sarmi sendiri yang memimpin kabupatennya sendiri maka dia pasti tau persis kebutuhan di daerahnya.

“Ini catatan buat teman-teman semua,” paparnya.

Tak hanya itu, Mansnembra menambahkan, dirinya meminta agar para mahasiswa membuat seminar bersama Pemerintah khusus membahas kemajuan Sumber Daya Manusia (SDM) di kabupaten Sarmi.

“Bapak tantang kamu kapan kamu bikin seminar kita bicara SDM Sarmi, kapan kamu mau bikin supaya secara ilmiah kita bisa mempertanggungjawabkan itu,” tegasnya.

(Renaldo Tulak)