Berita Papua, Jayapura — Sekretaris Lembaga Masyarakat Adat (LMA) Port Numbay sekaligus Anggota DPR Kota Jayapura jalur Otonomi Khusus, Edy Ohoiwutun, menyatakan dukungan penuh terhadap program pemerintah pusat dan daerah.
Hal tersebut disampaikan dalam para-para adat bersama puluhan mama-mama Nafri di Kantor LMA Port Numbay, Sabtu (13/9/2025).
Ia menilai program-program tersebut mencerminkan komitmen Presiden Prabowo Subianto untuk menyelamatkan masyarakat Papua, khususnya di tingkat kampung.
Dalam kegiatan konsolidasi perempuan adat di Kampung Nafri, Ohoiwutun menegaskan bahwa program pemerintah memiliki makna politis yang kuat bagi masyarakat adat Papua.
“Program pemerintah yang akan dibawa oleh pemerintah pusat maupun daerah ini menunjukkan isi hati dari presiden kita. Isi hati beliau sudah dituangkan dalam berbagai konsep dan kebijakan yang harus kita respon,” ujar Ohoiwutun.
Ohoiwutun menekankan pentingnya menempatkan perempuan sebagai subjek pembangunan sumber daya manusia.
Sebab menurutnya, pendekatan ini merupakan terobosan baru yang berbeda dari pembangunan konvensional yang selama ini didominasi laki-laki.
“Pemerintah kota akan mencoba menempatkan perempuan sebagai subjek pembangunan. Selama ini rata-rata pembangunan diurus laki-laki, tapi dengan pendekatan baru ini kita coba tempatkan perempuan sebagai pelaku pembangunan di rumah tangganya sendiri maupun secara komunal,” jelasnya.
Ia menambahkan bahwa pendekatan ini sangat antropologis dan memuat nilai-nilai kultural serta spiritual yang tinggi untuk menempatkan perempuan sebagai pembuat sejarah manusia.
“Perempuan harus berkualitas dan menjalankan fungsinya dalam regenerasi keturunan yang baik ke depan,” tegasnya.
Ohoiwutun menyampaikan rasa syukur dan terima kasih kepada pemerintah pusat, khususnya Presiden Prabowo Subianto, atas program-program strategis yang dicanangkan. Program tersebut meliputi Makan Bergizi Gratis (MBG), kesehatan gratis, Koperasi Merah Putih, dan Sekolah Rakyat.
“Saya melihat ini hal-hal yang sangat mendasar dalam membangun generasi bangsa ke depan,” katanya.
Sebagai anggota DPR Kota Jayapura, Ohoiwutun berkomitmen memperjuangkan aspirasi masyarakat dan bekerja sama dengan pemerintah kota untuk merumuskan kebijakan-kebijakan afirmatif yang lebih progresif.
Dalam kesempatan tersebut, Ohoiwutun juga mengusulkan pemberian Bantuan Langsung Tunai (BLT) Adat kepada perempuan-perempuan di kampung. Menurutnya, hal ini penting untuk memastikan daya beli masyarakat dan mengatasi berbagai permasalahan ekonomi.
“Perempuan-perempuan ini harus punya uang setiap bulan dalam rekening untuk memastikan mereka bisa tidur dengan nyenyak. Inflasi, kemiskinan ekstrem, dan stunting berkaitan erat dengan kemampuan daya beli masyarakat,” ungkapnya.
Ia berharap walikota dapat memberikan BLT adat kepada ibu-ibu dan menyalakan dapur mereka secara adat agar mereka lebih gembira dan bertanggung jawab dalam menjalankan peran sebagai mama-mama.
“Harapan saya, program ini akan kita jalankan dan kita dukung sepenuhnya,” pungkas Ohoiwutun.
(Renaldo Tulak)











