Berita

Sebut Dirinya Bodoh di Grup FB ISK, Ramses Wally Balik Serang Panji Agung Mangkunegoro: Dia Yang Paling Bodoh dan Berpotensi Picu Konflik di Papua

0
×

Sebut Dirinya Bodoh di Grup FB ISK, Ramses Wally Balik Serang Panji Agung Mangkunegoro: Dia Yang Paling Bodoh dan Berpotensi Picu Konflik di Papua

Sebarkan artikel ini
Tampak Yo Ondofolo Ramses Wally saat memberikan kritik keras terhadap Panji Mangkunegoro dan Billy Suwae Terkait Komentar Mereka di Media Sosial.

Berita Papua, Sentani — Yo Ondofolo Kampung Babrongko, Ramses Wally, melontarkan kritik keras terhadap Panji Agung Mangkunegoro yang menyebutnya bodoh di grup Facebook Info Seputar Keerom (ISK).

Ramses menilai pernyataan tersebut tidak berdasar dan justru menunjukkan ketidakpahaman berpolitik.

“Sangat disayangkan Panji katakan saya bodoh dan saya lebih mengatakan lagi bahwa dia yang paling bodoh karena dia adalah manusia potensi konflik di Papua. Kenapa semua orang-orang yang dia dukung saat pilkada itu hari ini tidak jadi pemimpin,” ujar Ramses di Sentani, Sabtu (19/9/2026).

Ia menegaskan dirinya adalah pendukung militan yang terbukti mengantarkan jagoannya menjadi pemimpin.

“Yo Ondofolo Ramses Wally mendukung 2 orang calon pemimpin itu terbukti, hari ini menjadi Gubernur Provinsi Papua dan menjadi Bupati Jayapura. Jadi saya rasa bahwa saudara Panji yang paling bodoh,” tegasnya.

Ramses mengingatkan prinsip dasar dalam politik bahwa tidak ada teman dan lawan abadi, yang abadi adalah kepentingan. Namun kepentingan itu harus disertai sikap tahu diri dan tahu malu.

“Sebab di dalam dunia politik itu, barang siapa menanam, dia akan menuai. Dan dalam dunia politik juga, Panji harus tahu bahwa tidak ada teman abadi, tidak ada lawan abadi. Yang abadi adalah kepentingan,” katanya.

“Nah, sekarang kepentingan Anda baru datang untuk meminta pertolongan kepada orang-orang yang tadinya kamu tidak pernah mendukung. Malu dan tahu diri kah?” sindir Ramses.

Ramses juga menanggapi komentar Billy Suwae yang menyebut Bupati Jayapura adalah milik semua orang.

“Saya rasa komentar Billy bahwa walaupun hari ini semua orang mengatakan bahwa Bupati Jayapura milik semua orang di Kabupaten Jayapura, tapi awalnya mereka tidak mendukung Yunus Wonda. Tapi bukti fakta hari ini Yunus Wonda menjadi Bupati Jayapura,” ujarnya.

Menurutnya, dalam kondisi Yunus Wonda sudah menjadi bupati dan milik bersama, setiap orang harus menyadari etika berpolitik.

“Nah di dalam kondisi seperti ini, Yunus sudah menjadi bupati dan dia adalah milik kita bersama, saya rasa siapapun juga harus menyadari, kita bermain politik ini harus memahami mengenal diri dan tahu diri baru kita bisa berkembang dan maju,” katanya.

“Kalau hari ini Yunus Wonda jadi bupati dan kamu juga yang tadinya tidak mendukung, harus secara terbuka katakan, ya pada awalnya kami tidak mendukung Pak Yunus tapi hari ini Pak Yunus sudah menjadi bupati kita di Kabupaten Jayapura, maka hari ini kami siap mendukungnya,” lanjutnya.

Ia menyayangkan kelompok yang tidak mendukung sejak awal namun bermain di belakang layar dan baru muncul saat ada masalah.

“Sebenarnya yang tidak mendukung Yunus Wonda dari awal, begitu dia menjadi Bupati, harusnya yang tidak mendukung menyatakan secara terbuka di publik. Memang awalnya kami tidak mendukung, tapi hari ini kami mendukung. Kenapa tidak pernah mengaku. Kayak kucing-kucing yang main di belakang layar. Nanti ada masalah baru maju ke depan,” katanya.

Di akhir pernyataannya, Ramses mengingatkan agar dalam berpolitik harus berani, bertanggung jawab, siap menang dan siap kalah.

“Sekali lagi saya ingatkan, bermain politik itu harus berani, bertanggung jawab. Berani katakan siap menang, siap kalah. Kalau pihak yang kita tidak mendukung tapi dia menang, kami juga harus mengatakan secara jujur dan terbuka bahwa memang awalnya kami mendukung calon lain, tapi hari ini Pak Yunus sudah menjadi bupati, kami siap,” tegasnya.

“Kapan mengatakan pernyataan itu? Tidak pernah. Untuk itu, saya harap bermain politik harus tahu diri, mengenal diri, dan tahu malu. Terima kasih,” pungkas Ramses.

(Yan Mofu)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *