Kesehatan

Bupati Untung Tamsil: Fakfak Darurat Covid19

55
×

Bupati Untung Tamsil: Fakfak Darurat Covid19

Sebarkan artikel ini
Logopit 1625271596578
Bupati Untung Tamsil didampingi Wakil Bupati Fakfak, Yohana Dina Hindom saat memberikan keterangan pers kepada wartawan

BeritaPapua.co, Jayapura — Bupati Fakfak, Untung Tamsil, S.sos, M.Si menyatakan bahwa Fakfak saat ini sudah dianggap darurat saat ini, karena sudah melewati angka 30 persen penderita Covid-19. Saat ini Fakfak sebenarnya bukan lagi PPKM Mikro kalau bisa disebut Lockdwon.

“Ya kita Berlakukan lockdwon. Karena sudah melebihi 30 persen” katanya.

Lanjut Bupati Untung Tamsil bahwa yang diterapkan lintas kota, Kabupaten, lintas Distrik, dalam pasar. “Semua harus memenuhi 3 M,” katanya.

Diungkapkan bahwa penderita Covid-19 di Fakfak sebelumnya 15 kini bertambah hingga 27 orang. Ini sudah lebih dari 30 persen jadi harus lockdwon.

Dengan begitu Pemerintah Kabupaten Fakfak, Papua Barat mulai hari ini menerapkan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat di Kabupaten Fakfak.

Pemberlakuan PPKM Darurat dimulai pada hari ini, Sabtu 3 Juli 2021, yang akan berlangsung hingga 15 Juli 2021.

“Saya memutuskan untuk memberlakukan PPKM Darurat sejak tanggal 3 Juli hingga 20 Juli 2021 mengikuti arahan pemerintah pusat ,” kata Bupati Untung Tamsil diwawancarai sejumlah wartawan seusai bertemu dengan Forkomindo, tokoh agama, tokoh masyarakat dan tokoh adat serta sejumlah paguyuban di se Kabupaten Fakfak, Papua Barat.

Kata orang nomor satu di Kabupaten Fakfak ini bahwa Kebijakan diambil sebagai salah satu cara untuk memutus rantai penyebaran virus corona, yang terus meningkat dalam waktu belakangan ini.

Periode penerapan PPKM Darurat sebelumnya 28 hingga 3 Juli 2021, kemudian ditambahkan lagi pada 3 hingga 15 Juli 2021, dengan target penurunan penambahan kasus konfirmasi.

Yang mana Fakfak telah telah meningkat jumlah penderita Covid-19

Berikut aturan pengetatan aktivitas masyarakat dalam PPKM Darurat:

1. Sektor non-esensial menerapkan 100 persen work from home (WFH).

2. Seluruh kegiatan belajar-mengajar dilakukan secara daring atau online.

(Aldy)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *