Berita Papua, Jayapura — Pemerintahan adat Kampung Waena menyalurkan bantuan sembako kepada mahasiswa asal Intan Jaya yang tengah menempuh pendidikan di Kota Jayapura, Jumat (8/5/2026).
Pemberian bantuan tersebut berlangsung di asrama mahasiswa Intan Jaya di kawasan Jalan Buper, wilayah adat Kampung Waena.
Misi utama pemberian bantuan ini adalah merawat persaudaraan dan menjaga perdamaian antarmahasiswa di Kota Jayapura, khususnya di lingkungan Kampung Waena.
Ondofolo Kampung Waena, Richard Ohee, mengimbau para mahasiswa agar fokus pada pendidikan demi meraih keberhasilan selama studi di Jayapura.
“Mari kita sama-sama menjaga kedamaian dan kenyamanan di kota studi ini, terutama di kampung tercinta kita Waena. Kita bisa menjaga, merawat persaudaraan, dan menjaga kedamaian,” ujar Richard Ohee.
Sebagai orang tua, ia juga memperingatkan mahasiswa agar tidak terpengaruh ajakan teman atau pihak mana pun untuk berbuat onar maupun kegiatan negatif.
“Kalau mau turun jalan harus izin dulu ke orang tua. Mau melakukan aksi begini begitu harus minta izin bapak Ondo. Kalau bapak kasih izin, baru jalan. Kalau tidak, semua tetap di tempat,” tegasnya.
Sementara itu, Kepala Suku Kampung Waena, Korneles Modouw, menjelaskan bahwa bantuan sembako ini khusus ditujukan bagi mahasiswa yang tinggal di wilayah adat Kampung Waena.
“Kita dari lembaga kampung adat Waena peduli, sehingga kami bantu adik-adik supaya mengikuti pendidikan harus sampai selesai, jangan putus-putus. Setelah selesai, terus kembali ke kampung cari pekerjaan di sana. Kerja jadi pejabat,” kata Korneles.
Ia juga meminta para mahasiswa menjaga keamanan dan ketertiban di lingkungan kampung.
“Kita sama-sama menjaga situasi keamanan. Halaman kita jaga supaya tenang semua,” tambahnya.
Korneles Modouw mengajak seluruh mahasiswa Papua untuk saling menghormati dan membangun hubungan baik antarsesama. Kehidupan di asrama, menurutnya, harus menjadi tempat saling mendukung dalam belajar, berdiskusi, dan membangun masa depan yang lebih baik.
“Melalui kunjungan kasih ini, saya mengingatkan agar mahasiswa tetap menjaga nama baik keluarga dan daerah asal masing-masing dengan mengutamakan pendidikan serta menjauhi tindakan yang dapat menimbulkan konflik maupun gangguan keamanan,” pesannya.
Ketua Asrama Mahasiswa Intan Jaya, Ottoniel Ugipa, menyampaikan terima kasih atas kunjungan dan perhatian yang diberikan pemerintah adat Kampung Waena.
“Bapak Ondo datang kunjungi kami ini yang ke-2 kalinya sejak Desember kemarin. Terima kasih banyak atas kunjungannya, Bapak Ondo dan tokoh adat,” ujar Ottoniel.
Ia menegaskan komitmen para mahasiswa untuk bersama-sama menjaga keamanan dan kenyamanan wilayah.
“Kami akan jaga hal-hal yang akan kami ciptakan bersama. Terima kasih juga untuk kunjungan yang kedua kalinya,” pungkasnya.
(Renaldo Tulak)











