Kriminal

Kembali Anggota TNI Tewas Tertembak OTK di Yalimo, Istri Kritis, Putrinya Meninggal Dunia

196
×

Kembali Anggota TNI Tewas Tertembak OTK di Yalimo, Istri Kritis, Putrinya Meninggal Dunia

Sebarkan artikel ini
Kaos merah, Anak laki-laki sertu Eka Adrianto yang lolos dalam aksi penyerangan secara brutal oleh orang tak dikenal di Elelim, Yalimo (istimewa)

BeritaPapua.co, Jayapura — Dilaporkan seorang anggota TNI, Sertu Eka tertembak oleh Orang Tak Dikenal (OTK) di Elelim, Kabupaten Yalimo pada Kamis (31/3) pukul 06.00 pagi waktu Papua.

Bukan hanya itu, istri dan anak juga pun turut menjadi korban dalam kejadian penyerangan itu.

Putrinya terkena sabetan benda tajam di bagian leher, korban sempat kritis namun saat dievakuasi meninggal dunia dalam perjalanan menuju Puskemas.

Sedangkan Kedua anak laki-lakiĀ  korban Sertu Eka yang berumur 4 dan 5 tahun lolos dalam penyerangan tersebut.

Wakapendam XVII/Cenderawasih mengatakan bahwa kejadian pembunuhan yang dilakukan oleh OTK terjadi pada Kamis (31/3) pagi, pukul 06.15 WIT di Kios milik Almarhum jalan Trans Elelim, Kampung Elelim, Distrik Elelim, Kab. Yalimo.

“Korban yang merupakan Nakes dan PNS Puskesmas Elim Yalimo sering membantu masyarakat, khususnya dalam persalinan Ibu-ibu. Terlebih lagi saat terjadi pengungsian di wilayah Kab. Yalimo bahwa Alm sebagai Nakes terjun langsung membantu Para Pengungsi,” kata Wakapendam dalam keterangan rilis, Kamis (31/3).

“Demikian pula suaminya Almarhum Sertu Eka Andrianyanto Hasugian yang merupakan Babinsa, selalu membantu masyarakat sekitarnya,” tambahnya.

Selanjutnya dijelaskan Wakapendam, saat ini kedua Jenazah Almarhum sudah dibawa ke Puskesmas guna dilakukan otopsi.

“Demikian pula anak dari Alm yang masih Balita menjadi korban keganasan OTK yaitu jari tangannya dipotong. Terkait siapa pelakunya masih belum diketahui (OTK) dan saat ini para saksi-saksi sedang dimintai keterangan di Polres Yalimo” jelas Letkol Inf Candra.

Kapendam juga menjelaskan situasi saat ini di Yalimo dikabarkan sudah berangsur-angsur pulih.

Saat ini para korban masih berada di Yalimo, rencananya besok, Jumat (1/4/22) jam 2 siang diterbangkan ke Sidoarjo untuk selanjutnya dimakamkan.

(RT)