Kriminal

Insiden Penganiayaan Dokter dan Perawat, Direktur RSUD Yowari: Saat Ini Lagi di Kantor Polisi Buat Laporan

0
×

Insiden Penganiayaan Dokter dan Perawat, Direktur RSUD Yowari: Saat Ini Lagi di Kantor Polisi Buat Laporan

Sebarkan artikel ini
Tampak pintu IGD RSUD Yowari terpampang tulisan tutup saat insiden terjadi.

Berita Papua, Sentani — Peristiwa miris terjadi di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Yowari, Kabupaten Jayapura. Seorang dokter dan perawat yang sedang bertugas di Instalasi Gawat Darurat (IGD) menjadi korban penganiayaan oleh keluarga pasien pada Rabu malam, 25 Februari 2026.

Direktur RSUD Yowari, Drg. Maryen Braweri, membenarkan insiden tersebut saat dikonfirmasi oleh BeritaPapua.co.

Ia menegaskan bahwa kejadian sudah dilaporkan kepada pihak kepolisian untuk ditindaklanjuti secara hukum.

“IGD tetap buka, saat ini pelayanan tetap jalan. Saat ini lagi di kantor polisi buat laporan polisi atas pemukulan dokter dan perawat,” ujar Drg. Maryen Braweri melalui pesan WhatsApp.

Drg. Maryen juga membantah informasi yang beredar bahwa IGD sempat ditutup pascakejadian. Menurutnya, pelayanan kesehatan di unit gawat darurat tersebut tetap berjalan normal untuk memastikan pasien yang membutuhkan pertolongan segera tetap terlayani.

Hingga berita ini diturunkan, kronologi lengkap serta motif yang memicu tindakan penganiayaan tersebut masih dalam proses penyelidikan pihak kepolisian. Identitas lengkap korban maupun terduga pelaku belum dapat dipublikasikan secara rinci menunggu keterangan resmi dari aparat berwenang.

Insiden ini kembali menyoroti rentannya keselamatan tenaga kesehatan di fasilitas pelayanan publik, khususnya di unit IGD yang kerap berhadapan langsung dengan situasi emosional keluarga pasien dalam kondisi kritis.

(Victor Done)