Jayapura, Beritapapua.co – Persipura Jayapura melakoni laga kandang perdana liga 1 Shoope Indonesia, yang akan berhadapan dengan tim tamu PSS Sleman di stadion Mandala Jayapura, Jumat sore (31/5/2019).
Seto Nurdiyantoro selaku pelatih PSS Sleman menjelaskan bahwa mahalnya harga tiket pesawat membuat tim hanya mampu membawa 16 pemain.
“Kondisi PSS hanya membawa 16 pemain, lima pemain kami mengalami cedera, hambatan juga dengan tiket perjalanan hingga skuad minim,” tutur Seto saat jumpa pers.
Dengan kekuatan 16 pemain, Seto mengaku sebagai tim tamu siap mencuri kemenangan di kandang Persipura Jayapura.
“Kita sudah mendapat pelajaran berharga dari Persipura Jayapura dalam laga uji coba di Sleman sebelum kompetisi. Saat itu kami menyerah 2 gol tanpa balas di stadion Maguwoharjo,” ungkapnya.
Persipura pada laga perdana ini dipastikan tidak diperkuat oleh Boaz Solossa dan Marinus Wanewar karena keduanya terkena sanksi dari PSSI.
Boaz terkena hukuman lantaran pada laga melawan Persela, menendang salah satu pemain hingga didenda 10 juta dan larangan bermain dua laga.
Sedangkan Marinus diganjar kartu kuning kedua pada laga tandang melawan Persela Lamongan.
Pelatih Persipura Jayapura, Luciano Leandro optimis anak didiknya mampu meraih kemenanangan.
“Kita minta mereka main dengan tulus dan usaha. Dan para pemain sudah mengerti itu. Kita optimis besok kita bisa main bagus dan dapat hasil bagus” tutur Luci.
Luciano berharap agar anak-anak asuhnya bisa lebih fokus dan kerja keras dilapangan.
“Kita perlu dukungan dari masyarakat Papua, tapi yang terpenting adalah kerja keras dari anak-anak dilapangan. Tapi dukungan dari suporter sangat penting buat kita dan juga untuk jatuhkan mental lawan,” pintanya.
Untuk diketahui saat ini PSS Sleman berada di peringkat 6 sedangkan Persipura jauh berada pada peringkat 17 pada liga 1 Shoope Indonesia.
(Redaksi)











