BeritaPapua.co, Jayapura — TD PON Menembak Papua, Hennry Oka mengatakan penataran dan sertifikasi digelar untuk mensertifikasi 40 juri asal Papua menjadi perangkat pertandingan pada PON XX menembak nantinya.
“Untuk mensertifikasi rekan-rekan Papua supaya siap ditugaskan di PON sebagai juri dan perangkat pertandingan,” tutur.
Hennry Oka, juga Ketua Komisi Perwasitan PB Perbakin dan juga sebagai Instruktur untuk mensertifikasi layak tidak perangkat pertandingan untuk bertugas pada PON XX.
Penataran dan sertifikasi itu membahas tentang regulasi menembak yang materinya telah diberikan di kelas sehingga pada, Sabtu (19/6) para peserta diperkenalkan dengan fasilitas Venue menembak Outdoor maupun Indoor.
“Supaya mereka paham lapangan Papua ini yang terlengkap karena kebetulan, di outdoor itu ada lapangan 300 meter, lapangan softgun dan ada lapangan tembak reaksi. Ada lapangan 10 meter 25 meter, 50 dan final hool, paling tidak mereka supaya paham inilah venue kita menembak nanti, ujar Hennry.
Ia menilai bahwa Cabor menembak adalah olahraga berbahaya sehingga dari sisi keamanannya sangat diutamakan agar para juri tahu tentang penanganan senjata.
Dari 40 peserta ini ada yang dari pihak TNI dan Polri bahkan mahasiswa Universitas Cenderawasih pun dilibatkan.
Dengan dibangunnya Venue menembak, Hennry Oka berharap pembinaannya tidak berhenti disini namun harus berlanjut pada Iven-iven lainnya.
“Jadi ini adalah asetnya Papua jadi saya berharap setelah PON ini pembinaannya juga berlanjut jangan berhenti dengan fasilitas yang sehebat ini,” ungkapnya.
Untuk Venue Outdoor menembak terletak di Doyo dan Indoor sendiri terletak di Kampung Harapan. 2 Venue ini terletak di Klaster Kabupaten Jayapura.
(Naldo)











