BeritaPapua.co, Jayapura — “Terkait dengan lapangan masih 300 meter, belakang untur targetnya itu juga ada beberapa point yang harus dikerjain, bantalannya harus diperbaiki, terus tiang juga harus dibungkus.”
Demikian pernyataan Sekertaris Umum Pengprov Perbakin Papua, Sopoyono, Sabtu (19/6) saat menggelar Penataran dan sertifikasi juri lisensi “C” nasional mengunjungi Venue di Doyo, Kabupaten Jayapura.
Ada beberapa poin penting yang harus dikerjakan mengenai pengaman karena dibelakang Venue tersebut terdapat pemukiman perumahan AURI.
Kondisi tersebut dinilai bisa membahayakan orang lain karena Iven menembak adalah cabang olahraga yang paling berbahaya untuk itu keamanannya musti dijaga dengan teliti.
Henry OKA selaku TD Menembak PON XX Papua mengatakan beberapa catatan salah satunya adalah pembangunan pagar pengamanan keliling lapangan yang belum rampung.
“Ada pembersihan batu-batu yang masih harus dibersihkan, ada satu lagi untuk pengamanan di belakang Perumahan Auri, itu uang masih harus dibikinkan pagar pengaman,” Ujar Henry
Kekurangan tersebut akan diteruskan kepihak PUPR sehingga dapat diselesaikan sesuai dengan target yang diinginkan.
Selain itu Sopoyono selaku Sekretaris Umum Perbakin Papua menambahkan bahwa tanggul belakang pada lapangan 300 meter belum dikerjakan
Ia juga menambahkan untuk lapangan sky and trip, menurutnya pagar kawasan salah ditaruhnya. Pihaknya juga meminta agar dapat dikomunimasikan dengan TD Menembak PON XX
“Agar pagar itu digeser, paling tidak minimal 80 meter kedepan bukan seperti yang sekarang, sekarang itu 20 meter kedepan, bagaimana bisa lintasan peluru mau dipagari kan itu keliru,” tandasnya
Pihaknya berharap dengan waktu 3 bulan kedepan, kekurangan pada Venue Outdoor menembak dapat dilakukan pembenahan dan selesai tepat waktu sehingga dapat digunakan atlit untuk tes lapangan.
(RT)











