BeritaPapua.co, Jayapura — KONI Kabupaten Tolikara mulai membahas persiapan turnamen Bupati CUP 2022 dalam Rapat Koordinasi (Rakor) dan Rapat Kerja Daerah (Rakerda) di Sentani, Sabtu (4/6).
Raker itu membahas status cabor-cabor yang ada dibawah KONI Kabupaten Tolikara dan membahas rencana kerja masing-masing.
Ketua KONI Tolikara telah merekomendasikan 2 cabor yang untuk memeriahkan turnamen Bupati Cup. Kedua cabor itu adalah cabor sepakbola dan cabor Fasi (paralayang).
Turnamen akan digelar guna mencari bibit atlit anak-anak muda bertalenta untuk dipersiapkan mengikuti event besar seperti PON di Provinsi Aceh dan event besar lainnya di Papua.
Ketua KONI Tolikara Usman G.Wanimbo diwakili Ketua Harian Imanuel Gurik mengatakan telah menyepakati beberapa agenda penting yang akan dilakukan mulai 9-10 Juni 2022 di Karubaga.
“Program kerja KONI dan Cabor-cabor yang akan menjadi sarana pembinaan bakat-bakat atlit anak-anak muda Tolikara,” ujar Imanuel Gurik.
Ketua KONI Tolikara Usman Wanimbo berkomitmen menyukseskan kegiatan cabor paralayang dan sepakbola mini. Fasi mengelar lomba paralayang tingkat nasional di Tolikara karena Tolikara memiliki akses tempat take off dan landing didukung dengan topografi yang menantang nyali para pecinta paralayang.
Sementara itu Ketua Cabang Olahraga Paralayang (Fasi) Tolikara Saulus Narek melalui Sekretaris Martha ardilaga mengatakan cabor paralayang Tolikara secara rutin dan berkala melakukan pelatihan atlit paralayang di karubaga dengan fasilitas yang ada, tetapi ketika ada iven di beberapa tempat selalu mengirimkan atlitnya untuk berpartisipasi. Sehingga saat ini cabor paralayang telah menyiapkan atlit 20 orang dan saat ini sedang berlatih.
Menurutnya sarana dan prasarana sudah dipersiapkan terutama tempat take off dan tempat landing, pada event PON 2020 kemarin atlit ini sudah ikut kegiatan sehingga memiliki pengalaman cukup untuk di kembangkan.
Martha ardilaga menjelaskan Atlit didominasi orang asli Papua kebanyakan dari pesisir pantai tetapi satu orang dari Tolikara, ada juga dari beberapa teman-teman nusantara lebih banyak dari anggota Polres Tolikara.
“pelatihan lebih banyak dilakukan di Karubaga, tetapi untuk menajamkan kemampuan ketepatan landing. Pengurus Cabor mengirimkan beberapa atlit untuk mengikuti kejuaraan di palu dengan memperoleh peringkat empat,” ujarnya.
Rencananya pelatih didatangkan dari salah satu Club di Jakarta hingga sampai saat ini, perlengkapan yang dimiliki atlit sebagian besar dari usaha para atlit sendiri. Namun ada beberapa parasut yang disiapkan oleh Pemkab Tolikara. Parasut yang dimiliki atlit memang memiliki lisensi Internasional.
Hal serupa diungkapkan Ketua Cabor Sepakbola Tolikara Isan Sambur bahwa pembinaan atlit anak – anak muda berbakat dari sepakbola sudah berjalan dengan sangat baik. Saat ini sekolah sepakbola yang ada di wilayah pembagunan 2 di Kanggime berjalan lancar, di Pembagunan 1 di Karubaga dan wilayah pembagunan 4 di Bokondini serta wilayah pembagunan 3 di Mamit/Kembu berjalan dengan lancar. Karena itu kegiatan turnamen Bupati Tolikara Cup 2022 ini akan dipusatkan dibeberapa tempat pembinaan itu.
”Turnamen ini digelar guna mencari bibit atlit anak-anak muda berbakat, apalagi Toli FC putri dan putra berada di liga satu putri dan liga tiga putra sehingga anak-anak muda yang memiliki talenta mumpuni diharapkan mampu mengangkat prestasi Toli FC di tingkat Nasional dan Regional dalam berbagai ivent,” papar Sambur.
(RH)











