Berita Papua, Aceh — Tim sepak bola putra Provinsi Papua Pegunungan mencatatkan sejarah baru di panggung olahraga nasional, karena baru pertama kali mengikuti PON XXl tetapi bisa mewakili indonesia timur masuk ke babak delapan besar PON XXI Aceh-Sumut.
Menariknya lagi, tim sepak bola yang baru pertama kali ikut PON dan dalam kurun waktu 4 bulan mempersiapkan diri tetapi mampu mengalahkan tim juara bertahan PON XX 2020, yakni tim sepak bola putra Provinsi Papua.
Ketua Asosiasi Provinsi (Asprov) PSSI Papua Pegunungan, Atenius Murip mengaku memberikan apresiasi yang tinggi kepada tim sepak bola putra Papua Pegunungan karena telah mengharumkan nama baik Papua Pegunungan di kanca olahraga nasional.
“Untuk sekelas DOB atau Provinsi baru yang pertama kali ikut PON bisa lolos sampai ke babak delapan besar tingkat nasional, ini sesuatu sangat luar biasa dan hal ini merupakan sejarah baru untuk sepak bolah tanah air, sehingga patut diberikan apresiasi yang tinggi,” ucap Ketua Asprov PSSI Papua Pegunungan, Atenius Murip.
Atenius menambahkan, terhenti di babak delapan besar nasional bukan berarti gagal, melainkan sebuah pencapaian besar yang telah sukses tim sepak bola Papua Pegunungan tunjukan di panggung olahraga nasional.
“Kami Papua Pegunungan adalah Provinsi yang usianya baru menjelang dua tahun tetapi bisa sampai ke tahap ini, itu saya pikir sesuatu pencapain besar sekali yang kami tunjukan, bukan kegagalan. Tim sepak bola Papua Pegunungan terbaik,” ujarnya.
Menurut Atenius, baru pertama ikut PON saja sudah bisa menunjukan kemampuan yang luar biasa, apa lagi di PON berikut. Sudah pasti tim sepak bola putra Papua Pegunungan akan meraih juara.
“Kami yakın dan optimis PON dua ribu dua puluh dua nanti sudah pasti Papua Pegunungan bakal merebut juara khusus cabor sepak bola, karena baru pertama saja sudah bisa bisa ke delapan besar, apalagi kedua kalinya,” kata Atenius.
Sementara itu, Pejabat Gubernur Papua Pegunungan, Velix Wanggai mengucapkan banyak terima kasih kepada seluruh pemain dan official tim sepak bolah Putra atas usaha dan kerja keras. Tetap semangat untuk terus memberikan yang terbaik bagi Papua Pegunungan.
“Anak-anak ku semuanya terima kasih banyak suda berjuang dengan baik dan mengangkat nama baik Papua Pegunungan di PON XXI Aceh-Sumut. Khusus buat pemain, teruslah semangat mengembangkan bakatmu, karena yang terpenting dari PON ini bukan soal hasil akhirnya, melainkan yang terpenting adalah pelajaran dan pengalaman berharga yang kalian dapatkan untuk menjadi bekal dikemudian hari,” ujar Velix Wanggai.
Velix juga menyampaikan terima kasih banyak kepada seluruh suporter dan seluruh masyarakat Papua Pegunungan yang selalu setia memberikan dukungan dalam bentuk doa dan daya kepada tim sepak bola putra putri, maupun semua cabor. Wa..wa..wa..(Terima kasih).
(Tinus Yigibalom)











