Jayapura, BeritaPapua.co — “Apapun masalahnya walaupun angin kencang berhembus, semakin kencang angin akarpun pasti semakin tertancap kedalam tanah. Membuktikan bahwa apapun yang terjadi dalam pelayanan pekerjaan Tuhan nanti, tetaplah berurat akarlah dan bertumbuh didalam Tuhan, karena itulah yang terbaik.”
Demikian ucap Pdt.Dr. Hans. Hamadi yang juga sebagai wakil ketua satu Majelis Daerah (MD) GPdI Provinsi Papua disela-sela gelaran ibadah perdana pembukaan Pos Pekabaran Injil (PI) Gereja Pantekosta Di Indonesia (GPdI) Jemaat “Berea” Swakarsa, Koya Barat, Distrik Muara Tami, Kota Jayapura, Minggu pagi (19/07/2020).
“Mewakili Majelis Daerah, pihaknya menyampaikan banyak terima kasih kepada pengurus wilayah Port Numbay, penasehat, ketua, sekretaris dan seluruh anggota jemaat, para gembala-gembala sidang untuk doa, sukacita, pengharapan, karena bisa membuka satu sidang Tuhan dengan ibadah perdana tersebut,” tambah pendeta Hamadi.
Untuk diketahui bahwa program dan target Majelis Daerah (MD) Gereja Pantekosta Di Indonesia (GPdI) adalah melebarkan sayap dengan terus mendorong dibukanya Pos Pekabaran Injil (PI) pada Sejumlah wilayah, demikian dibuka Pos PI jemaat “Berea” Koya Barat, yang merupakan pergumulan panjang Mama E. Itaar Gembala Jemaat GPdI Almasih Holtekamp, guna membuka pos pelayanan baru bagi wilayah Port Numbay.
Harapan mama pendeta Itaar, sebagai gembala Jemaat yang menjadi induk dari pada Pos PI Jemaat Berea, Swakarsa, Koya Barat ini, bahwa arahan ketua Sinode supaya wajib dibuka Pos pelayanan pada sejumlah tempat, turut di perjuangkan agar Jemaat mendorong serta membimbing warga gereja lainnya tuk dapat melayani pada bakal jemaat.
“Menjadi pergumulan pribadi mama Itaar dalam pelayanan nya, agar jemaat di wilayah Port Numbay (Kota Jayapura) juga bisa membuka pos-pos Pekabaran Injil baru dan Rencana Tuhan itu diluar pikiran manusia, akhirnya Jemaat Berea dapat menggelar ibadah perdana saat ini,” ungkap Mama Itaar dengan nada sedih, dalam sambutannya.
Kemudian sebagai gembala dalam pos PI jemaat “Berea” Koya Barat Muara Tami, Pdt. Everlin Fonataba menyampaikan bahwa, kami terus ada dalam hadirat Tuhan, terus berenang terus maju dalam melayani pekerjaan Tuhan ditempat ini.
Pihaknya juga mengucapkan terima kasih kepada Mama Gembala, GPdI Jemaat Almasih Holtekamp, yang selama ini membina rohaninya, bahwa tidak ada sesuatu yang dapat dibalas, hanya doa semoga Tuhan Yesus kiranya memberikan kekuatan, kesehatan dan umur panjang kepada mama, sehingga terus setia dalam melayani Tuhan.
Pendeta Everlin Fonataba juga meminta kepada jemaat, para hamba Tuhan serta undangan yang hadir, agar dia tidak melayani sendiri, tetapi sejumlah gembala-gembala yang ada supaya bisa membantunya dalam doa terhadap pelayanan pekerjaan Tuhan, sebab banyak jiwa-jiwa baru dilokasi tempat Pos PI tersebut yang harus kita dimenangkan, tuk kemuliaan kebesaran nama Tuhan, Jelasnya.
(Red)











