BeritaPapua.co, Jayapura – Pengambilan sumpah dan janji 14 orang anggota DPR Papua lewat jalur pengangkatan kursi Otonomi Khusus (Otsus) dilantik secara resmi, diruang sidang kantor DPR Papua di kota Jayapura, Jumat (16/04/21).
Pelantikan digelar dalam rapat paripurna dalam rangka pengambilan sumpah janji anggota DPR Papua, yang ditetapkan melalui mekanisme pengangkatan dan Pergantian Antar Waktu (PAW) sisa masa jabatan 2019-2024 ini dilakukan oleh ketua Pengadilan Negeri Kelas 1A Jayapura dan disaksikan oleh Ketua DPR Papua Jhony Banua Rouw dan jajaran, Sekda Dance Yulian Flassy beserta pejabat esalon II, Ketua MRP Papua, Kapolda Papua, Pangdam XVII Cendrawasih serta Forkopimda.
Dalam rapat paripurna ini ada dua agenda penting saat pelantikan PAW Jimmy Beniluk dari partai Nasdem dan pelantikan 14 kursi anggota DPR Papua diantaranya :
- Ramses Ohee ( Tabi)
- Piter Kwano, SH (Tabi)
- Yotam Bilasi (Tabi)
- Johanes Luis Ronsumbre (Saireri)
- Yonas Nusy (Saireri)
- Jhon NR. Gobay (Mee Pago)
- Julianus Miagoni, SH (Mee Pago)
- Romanus Omaleng, SH, MH (Mee Pago
- Arnold W. Walilo, S.Pd, M.Si’ (La Pago)
- Yakoba Lokbere (La Pago)
- Thimotius Wakur (La Pago)
- Kope Wenda, S.Pak (La Pago)
- Hendrikus E. Y. S. Gebze (Ha anim)
- Frits Tobo Wakasu (Ha Anim)
Menindaklanjuti Instruksi Gubernur dan Wakil Gubernur Papua, Dance Julian Flasy dengan amanah berhasil mengerjakan perintah Gubernur dengan baik saat Sertijab (15/3/2021), terkait Pelantikan 14 Orang Asli Papua keterwakilan 5 wilayah adat sebagai anggota DPR Papua dari kursi pengangkatan Otsus yang saat ini dengan penantian yang panjang telah resmi dilantik.
“Semua pihak pemangku kepentingan negara di Papua, untuk dapat bersama sama dengan para anggota dewan 14 kursi, dapat memberikan nuansa konspirasi positif dalam bingkai NKRI terhadap perbaikan Otsus bagi Papua yang sementara sedang berlangsung,” Ujarnya berharap.
Ia memberikan apresiasi bahwa dengan penambahan 14 orang dari kursi pengangkatan Otsus ini dibawa nahkoda Ketua DPRP, Jhony Banua Rouw yang dianggap cukup gesit dan lincah, dalam bekerja maka diyakini Papua ini kita dayung bersama-sama seirama, maka akan terarah dan semakin kencang jalannya menuju tanah Papua yang lebih baik lagi.
“Untuk itu kita sebagai perpanjangan tangan pemerintah pusat, harus seirama dan bersepakat bahwa Otsus di Papua, tidak ada Jilid satu dan dua tetapi hanya satu kecuali Otsus ini dihentikan, ditarik atau dicabut oleh Negara oleh sebab MRP, DPRP dan pemerintah daerah mari bersepakat bahwa Otsus adalah Jiwa kita landasan kita untuk bangun tanah Papua dalam bingkai NKRI,” Pungkas Flasy mengakhiri sambutannya.
Sebelum menutup Rapat Paripurna, dalam rangka pengucapan Janji Anggota DPRP yang ditetapkan melalui mekanisme pengangkatan dan PAW sisa Masa Jabatan 2019-2024, Ketua DPRP, Jhony Banua Rouw mengungkapkan sedikit kekesalannya kepada Sekda terkait ketidakhadiran Sekertaris Dewan dalam rapat paripurna tersebut.
Sementara itu, salah satu Anggota DPR Papua 14 Kursi Yonas Nusy, asal wilayah adat Saireri menyampaikan terima kasih atas upaya pemerintah provinsi Papua melalui Gubernur Papua Lukas Enembe, Wagub, Sekda dan Pimpinan Dewan lainnya yang telah berkoordinasi memperjuangkan pelantikan anggota DPR Papua Kursi Otsus.
(Red)











