BeritaPapua.co, Jayapura — “Apalagi KKB (Kelompok Kriminal Bersenjata) telah dilabeli Teroris oleh pemerintah pusat. Saya pikir keputusan terlalu cepat.”
Kepada sejumlah awak media Hal tersebut disampaikan Wakil Bupati Pegunungan Bintang, Piter Kalakmabin, Sabtu (8/5) di Aston Hotel, Kota Jayapura.
Piter mengaku secara pribadi adalah keputusan terlalu dini yang dikeluarkan pemerintah pusat yang telah disampaikan oleh Menko Polhukam beberapa waktu lalu.
“Jadi keputusan pribadi, saya bilang itu keputusan terlalu cepat. Mau katakan KKB itu teroris, tidak seperti begitu,” ungkapnya.
Piter mengatakan situasi seperti ini terjadi disaat putusnya jaringan internet kabel optik yang dialami kabupaten dan kota Jayapura pada Jumat 30 April 2021 pekan lalu.
“Apalagi kita di kabupaten dan kota Jayapura jaringan internet sudah begini,” ujarnya.
Terkait gangguan jaringan internet, Ia mengaku belum mendapat penjelasan yang pasti dari pihak terkait atas hal itu.
“Jaringan internet sudah putus begini, tidak ada penjelasan yang pasti,” ungkapnya.
Putusnya jaringan internet kabel optik yang terjadi saat ini, Kalakmabin klaim tak percaya, karena bukan yang pertama namun sudah kali kedua hal ini terjadi.
“Tidak bisa kita percaya bahwa kabel optik putus. Ini sudah terjadi yang kedua kali ini putus,” pungkasnya.
Dia menjelaskan kabel optik yang putus, jangan sampai ada unsur kesengajaan.
“Kenapa kabupaten Jayapura dan kota Jayapura yang putus saja terus. Kasih tahu kalau kabel optik putus, kalau tidak kita bilang ini sengaja saja,” imbuhnya.
Ketika ditanya soal situasi keamanan di kabupaten Pegunungan Bintang, Wabup mengklaim untuk saat ini dijamin aman.
“Kami di Pegunungan Bintang baik-baik saja, rakyat aman, Internet juga jalan, tapi saya sampai ke Jayapura setengah mati sekarang,” pungkasnya.
(Red)











