Papua

Dukung Astacita di Kampung Keder Sarmi, Billy Kreeuw: Program Ini Bukan Sekadar Janji Politik

0
×

Dukung Astacita di Kampung Keder Sarmi, Billy Kreeuw: Program Ini Bukan Sekadar Janji Politik

Sebarkan artikel ini
Tampak foto bersama Suku Manirem, Billy Kreeuw didampingi Danramil Pantai Timur, Lettu Widodo, Kadistrik Pantai Timur Barat, Yosep Sofei, Kadistrik Pantai Timur, Daud Dokames serta para Ondoafi se-wilayah Suku Manirem. (Ist)

Berita Papua, Jayapura — Masyarakat Kampung Keder, Distrik Pantai Timur Barat, Kabupaten Sarmi, resmi diperkenalkan dengan berbagai program prioritas pemerintah pusat melalui kegiatan sosialisasi yang dipimpin langsung oleh Kepala Suku Manirem, Billy Kreeuw.

Acara “Tatap Muka Kepala Suku Manirem dan Masyarakat” yang berlangsung pada Selasa (17/9/2025) ini dihadiri sejumlah pejabat daerah dan tokoh adat, termasuk Lettu Widodo (Danramil Pantai Timur), Yosep Sofei (Kadistrik Pantai Timur Barat), Daud Dokames (Kadistrik Pantai Timur), serta para Ondoafi se-wilayah Suku Manirem.

Billy Kreeuw dalam paparannya menegaskan bahwa 5 program unggulan dari Astacita Presiden Prabowo Subianto kini telah beroperasi di wilayah Kabupaten Sarmi. Program-program tersebut meliputi Makan Bergizi Gratis (MBG), persekolahan rakyat, pemeriksaan kesehatan gratis, koperasi merah putih, dan ketahanan pangan.

“Program-program ini bukan sekadar janji politik, tetapi sudah menjadi kenyataan yang dapat dirasakan masyarakat Sarmi,” kata Billy dalam sambutannya di hadapan puluhan kepala adat dan tokoh masyarakat.

Pemimpin adat Suku Manirem ini menekankan bahwa stabilitas keamanan merupakan prasyarat utama masuknya investasi dan program pembangunan ke suatu daerah.

“Tanpa keamanan, tidak akan ada investor yang berani masuk. Tanpa keamanan, program pemerintah sulit berjalan optimal,” tegas Billy, sambil mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk menjaga kondusivitas wilayah.

Ia menambahkan bahwa penerimaan yang baik terhadap investor dan program pemerintah akan membawa dampak positif bagi kemajuan daerah dan peningkatan kesejahteraan masyarakat adat.

Mengacu pada situasi keamanan di beberapa daerah Papua, Billy Kreeuw mengingatkan masyarakat Sarmi agar tidak mudah terpancing provokasi dari pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab.

“Kejadian seperti yang terjadi di Yalimo harus menjadi pelajaran bagi kita. Mari tetap tenang dan percayakan penyelesaian masalah kepada aparat keamanan,” ujarnya, seraya mengingatkan bahaya informasi hoaks di media sosial yang kerap tidak sesuai dengan fakta di lapangan.

Dalam kesempatan yang sama, Billy Kreeuw juga menyinggung tentang putusan Mahkamah Konstitusi terkait sengketa Pilkada Gubernur Papua yang tengah bergulir.

Kepala Suku Manirem ini mengajak masyarakat untuk bersikap netral dan tidak terlibat dalam dinamika hukum yang sedang berlangsung. “Kewajiban kita sebagai warga sudah tuntas saat memberikan suara dalam pemilihan. Sisanya, biarlah proses hukum berjalan sesuai koridor yang berlaku,” jelasnya.

Billy menegaskan, siapapun yang nantinya ditetapkan sebagai Gubernur Papua yang sah, dengan harapan adanya perhatian khusus untuk pembangunan Kabupaten Sarmi.

(Redaksi)