Papua

Pemprov Papua Lepas 10 Pelajar Untuk Belajar Bahasa Mandarin di Tiongkok

0
×

Pemprov Papua Lepas 10 Pelajar Untuk Belajar Bahasa Mandarin di Tiongkok

Sebarkan artikel ini
Tampak foto bersama Penjabat Sekretaris Daerah Papua, Suzana Wanggai didampingi Dinas Pendidikan Provinsi Papua, Christian Sohilait dan jajaran serta para orang tua siswa dan guru.

Berita Papua, Jayapura — Pemerintah Provinsi Papua secara resmi melepas 10 pelajar terpilih dari berbagai sekolah untuk mengikuti program pendidikan bahasa Mandarin di Liming Vocational University, Tiongkok.

Para pelajar tersebut akan menjalani program pelatihan bahasa Mandarin selama 1 tahun, kemudian dilanjutkan dengan program kuliah selama 3 tahun di universitas yang sama.

Acara pelepasan resmi dilakukan di kantor Sekretaris Daerah Provinsi Papua, dipimpin oleh Penjabat Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Papua, Suzana Wanggai, bersama Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Papua, Christian Sohilait dan jajaran serta para orang tua siswa dan guru, pada Selasa (16/9/2025).

Suzana Wanggai mengaku bangga atas pencapaian para pelajar yang terpilih dalam program bergengsi ini.

“Kita bangga hari ini, kalian akan masuk ke dalam masa depan yang luar biasa dan pengalaman yang luar biasa. Kalian adalah yang terbaik dari teman-teman kalian yang juga terbaik, dan kalianlah yang terpilih – terpilih dari yang terbaik,” ujar Wanggai.

Wanggai juga memberikan pesan khusus kepada para pelajar untuk mempersiapkan diri menghadapi perbedaan budaya di negara tujuan. Ia mengingatkan kemungkinan terjadinya culture shock sebagai hal yang wajar dan lumrah dialami.

“Di sana budaya berbeda dengan kita, jadi jangan ada culture shock. Biasanya akan ada rasa rindu orang tua, rindu rumah. Ingat di sana adalah belajar,” kata Wanggai.

Lebih lanjut, Penjabat Sekda menekankan besarnya tanggung jawab yang diemban para pelajar, bukan hanya untuk diri sendiri tetapi juga untuk keluarga, negara, dan khususnya Papua serta daerah asal masing-masing.

“Tanggung jawab besar bukan hanya kepada diri sendiri, tapi kepada semua. Selalu andalkan Tuhan dalam mengikuti pendidikan di Tiongkok,” pesannya.

Program pertukaran pelajar ini merupakan bagian dari upaya Pemerintah Provinsi Papua dalam mengembangkan sumber daya manusia unggul, khususnya dalam penguasaan bahasa asing yang strategis untuk masa depan.

(Renaldo Tulak)