Papua

Masyarakat Pulau Liki Gelar Ibadah Syukur 1 Tahun Kepemimpinan Prabowo-Gibran

0
×

Masyarakat Pulau Liki Gelar Ibadah Syukur 1 Tahun Kepemimpinan Prabowo-Gibran

Sebarkan artikel ini
Tampak ibadah penguatan dan syukuran sedang berlangsung. (Ist)

Berita Papua, Sarmi — Dalam rangka memperingati 1 tahun kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka, masyarakat kampung Pulau Liki menggelar ibadah penguatan dan syukuran pada Sabtu (9/11/2025).

Ibadah yang dipimpin langsung oleh Ondoafi Kampung Pulau Liki, Godlif Teno berlangsung di balai kampung, Distrik Sarmi, Sarmi, Papua sekitar pukul 14.00 WIT.

“Puji syukur pemerintah pusat telah memberikan bantuan kepada saya untuk melaksanakan kegiatan ibadah bersama di Kampung Pulau Liki. Selain ibadah penguatan keluarga, kami juga mendoakan satu tahun kepemimpinan Bapak Prabowo Subianto dan Bapak Gibran Rakabuming Raka sebagai Presiden dan Wakil Presiden RI,” ujar Ondoafi Godlif Teno.

Ia berharap ke-2 pemimpin nasional tersebut selalu diberikan kesehatan dan umur panjang agar dapat terus membangun Indonesia, terutama Papua yang saat ini masih membutuhkan banyak pembenahan dari sektor pembangunan, sumber daya manusia, maupun perekonomian.

Ibadah penguatan tersebut dipimpin oleh Pendeta Gereja Pantekosta Kampung Pulau Liki, Sjultje Mona Tambingon, dan dihadiri oleh Kepala Desa Pulau Liki, Apolos Kiman, serta jemaat setempat.

Dalam kesempatan yang sama, Ondoafi Godlif Teno langsung menyerahkan bantuan kursi yang sebelumnya diterimanya untuk diinventariskan di 2 gereja yang ada di Kampung Pulau Liki.

“Ini terobosan yang sangat bagus dari pemerintah pusat, di mana kegiatan seperti ini langsung ke masyarakat bawah tanpa ada administrasi ataupun hal lain yang harus dipenuhi. Kami masyarakat dari Pulau Liki sangat berterima kasih kepada pemerintah pusat,” ungkapnya.

Ondoafi Godlif Teno menyampaikan pentingnya penguatan iman di daerah agar masyarakat tidak mudah dipengaruhi oleh isu-isu yang berkembang dari luar yang belum tentu kebenarannya.

“Saya selalu berpesan kepada masyarakat agar bersama-sama menjaga situasi keamanan di wilayahnya, terkhusus di Pulau Liki,” tegasnya.

Ia meminta masyarakat untuk benar-benar memperhatikan orang yang masuk dan singgah di Pulau Liki. Kepada warga, Ondoafi berpesan agar tidak membiarkan pulau tersebut dijadikan tempat persinggahan atau tempat bertransaksi barang ilegal.

“Jangan sampai Pulau Liki mereka jadikan tempat persinggahan atau tempat mereka bertransaksi barang ilegal. Mengingat Pulau Liki adalah pulau yang cukup jauh dari daratan, dimungkinkan dimanfaatkan oleh kelompok atau orang tertentu dalam membuat suatu kejahatan,” jelasnya.

Ondoafi berharap, sebagai salah satu pulau terluar Indonesia di wilayah Papua sehingga Pulau Liki memiliki posisi strategis yang perlu dijaga keamanannya.

(Redaksi)