Papua

Kumpulan Simalungun Jayapura Rayakan Ultah ke-42 Dengan Semangat Kebersamaan dan Sukacita

0
×

Kumpulan Simalungun Jayapura Rayakan Ultah ke-42 Dengan Semangat Kebersamaan dan Sukacita

Sebarkan artikel ini
Tampak Pemotongan kue ulang tahun ke 42 Kumpulan Simalungun Jayapura Sekitarnya.

Berita Papua, Jayapura — Kumpulan (Humpulan) Sauhur Simalungun Jayapura merayakan hari jadi ke-42 dengan penuh sukacita dan kebersamaan di Jayapura, Sabtu (8/11/2025).

Perayaan dihadiri anggota kumpulan, tokoh masyarakat Simalungun, serta undangan dari berbagai etnis suku Batak digelar di SMA YPPK Teruna Bakti Jayapura.

Peringatan tahun ini mengangkat tema “Sapanggambei Manoktok Hitei” dengan subtema “Marhitei Ulang Tahun Sauhur Simalungun Ase Ipasada Hita Ahap, Pikiran Pakon Pambahenan Nalaho Pataridahhon Hagoluhan (Jatidiri) Ni Simalungun”.

Acara diawali dengan ibadah syukur, dilanjutkan pembacaan sejarah singkat terbentuknya komunitas, dan pemotongan kue ulang tahun sebagai penanda peringatan 42 tahun berdirinya kumpulan ini.

Ketua Kumpulan Sauhur Simalungun Jayapura, Arwin Purba, menyampaikan rasa syukur atas perjalanan panjang organisasi sejak berdiri lebih dari empat dekade lalu. Ia menegaskan semangat kebersamaan, gotong royong, dan kepedulian sosial tetap menjadi fondasi setiap kegiatan.

“Kami tidak hanya berkumpul untuk menjaga tali persaudaraan sesama perantau Simalungun, tetapi ingin terus berkontribusi bagi pembangunan di Kota Jayapura dan Provinsi Papua secara umum,” ujarnya.

Arwin menyerukan pentingnya memperkuat solidaritas lintas suku dan budaya di Papua.

Ia berharap Kumpulan Sauhur Simalungun dapat terus menjadi jembatan persaudaraan dan memperkuat harmoni antarwarga.

“Kami berkomitmen budaya Simalungun menjadi jembatan mempererat persaudaraan, baik untuk sesama anggota hingga masyarakat etnis lintas suku yang ada di Kota Jayapura. Kita percaya dengan berkolaborasi, kita bisa terlibat dalam pembangunan di kota ini,” tegasnya.

Sementara itu, Penasehat Kumpulan Sauhur Simalungun, Kenan Sipayung, berpesan agar seluruh anggota bekerja sama, sepikir, dan sehati dalam mengembangkan organisasi. Semua anggota diharapkan terlibat mensukseskan program kerja tahunan yang telah disusun pengurus.

“Mari kita bangga dengan suku Simalungun terlebih budayanya. Ayo kita tumbuhkan budaya Simalungun di tengah-tengah rumah kita dan di lingkungan tempat tinggal kita masing-masing. Karena kelebihan kita Simalungun, selalu berpikir dulu, baru berucap, dan terakhir melakukan,” katanya.

Kenan Sipayung berharap kumpulan di tanah perantauan ini berdampak bagi Kota Jayapura. Seluruh anggota dengan kemampuan masing-masing harus memberikan manfaat dan berkontribusi bagi daerah ini.

“Kita harus berkontribusi aktif dalam pembangunan di Kota Jayapura ini, baik melalui ide, tenaga, maupun sumber daya lainnya yang ada di masing-masing anggota. Ini komitmen kita sejak didirikan kumpulan ini,” tegasnya.

Tokoh Masyarakat Simalungun sekaligus Ketua Pengadilan Tinggi Papua, Dr. Djaniko M.H. Girsang, menyatakan usia 42 tahun merupakan puncak produktivitas. Dengan ukuran produktivitas, organisasi ini harus berdampak besar bagi kumpulan maupun di tanah perantauan.

“Ada 2 hal penting untuk organisasi, kita harus satu komando dan berbahasa satu. Dengan satu komando dan bahasa satu, pasti kita akan menuai keberhasilan,” ungkapnya.

Djaniko menitip pesan agar organisasi ini terus berkontribusi untuk pembangunan di Papua.

“Saya mendengar Simalungun baik secara kemampuan individu maupun organisasi telah berkontribusi dengan baik bagi tanah ini, sehingga saya berpesan untuk meningkatkannya, dengan cara apa? Dengan cara kita bersatu,” tandasnya.

(A. Ginting)