Papua

Pawai Merah Putih BMP di Hari AIDS Sedunia Soroti 1.200 Kasus HIV di Kota Jayapura

5
×

Pawai Merah Putih BMP di Hari AIDS Sedunia Soroti 1.200 Kasus HIV di Kota Jayapura

Sebarkan artikel ini
Tampak Walikota Jayapura, Abisai Rollo didampingi Ketua DPC BMP RI Kota Jayapura, Bobby Awi melepas rombongan pawai merah putih.

Berita Papua, Jayapura — Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Barisan Merah Putih (BMP) RI Kota Jayapura menggelar pawai merah putih dalam rangka mensosialisasikan bahaya HIV-AIDS kepada masyarakat, Senin (1/12/2024).

Pawai tersebut diramaikan oleh pengurus BMP dari 10 kampung adat, bertepatan dengan peringatan Hari AIDS Sedunia yang tepat jatuh pada 1 Desember 2025.

Pawai yang dilepas secara resmi oleh Walikota Jayapura Abisai Rollo ini dikawal patroli kepolisian dan melibatkan puluhan kendaraan roda 4 dan roda 2. Rombongan pawai berkeliling Kota Jayapura dengan rute dari Papua Youth Creative Hub (PYCH), melewati Kamkey, Abepura, Lingkaran Abepura, Padang Bulan, Waena, hingga batas kota, kemudian kembali melalui Kota Raja menuju PYCH.

Walikota Abisai Rollo menyampaikan apresiasi atas kegiatan yang diinisiasi oleh BMP di bawah kepemimpinan Sekretaris Dewan Kota Jayapura selaku ketua DPC BMP Kota Jayapura, Bobby Awi.

“Kegiatan ini sangat penting untuk memperingatkan masyarakat, baik dewasa maupun anak-anak, tentang bahaya HIV-AIDS,” ujar Abisai Rollo kepada wartawan sebelum melepas rombongan pawai.

Tampak rombongan yang menggunakan kendaraan roda 4 Hardtop melakukan pawai merah putih.

Walikota mengungkapkan data dari Dinas Kesehatan Kota Jayapura yang mencatat sekitar 1.200 orang terinfeksi HIV-AIDS di wilayah tersebut. Angka ini menjadi perhatian serius pemerintah daerah.

“HIV-AIDS adalah penyakit yang dapat mematikan dan tidak ada obatnya. Obat yang ada hanya untuk memperpanjang umur,” tegas Abisai.

Ia menekankan pentingnya edukasi sejak dini, mulai dari tingkat PAUD, SD, SMP, hingga SMA, untuk mencegah pergaulan bebas yang dapat meningkatkan risiko penularan HIV-AIDS.

“Ini menjadi tanggung jawab kita bersama untuk menekan, bahkan menurunkan angka HIV-AIDS di Kota Jayapura,” tambahnya.

Sementara itu, Ketua DPC BMP RI Kota Jayapura Bobby Awi menjelaskan tujuan kegiatan ini adalah mengedukasi masyarakat tentang pencegahan dan pengobatan HIV-AIDS.

“Melalui momentum ini, kami berharap masyarakat Kota Jayapura dapat sadar akan bahaya HIV-AIDS dan bersama-sama mendukung program pemerintah dalam menekan angka penyebaran penyakit ini,” kata Bobby Awi.

Bobby menegaskan bahwa anggota BMP yang merupakan anak-anak asli Port Numbay dari 10 kampung adat akan terus berupaya mengedukasi masyarakat di kampung-kampung terkait bahaya HIV-AIDS.

“Kami berharap generasi penerus bangsa dapat terbebas dari HIV-AIDS demi Indonesia yang sejahtera dan melaksanakan pembangunan demi kesejahteraan Kota Jayapura ke depan,” pungkasnya.

(Renaldo Tulak)