Berita Papua, Jayapura — Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Gerakan Angkatan Muda Kristen Indonesia (GAMKI) Papua membuka tahun 2026 dengan 2 agenda penting sekaligus: Ibadah Perdana Tahun 2026 dan penyerahan Surat Keputusan (SK) Carateker Dewan Pimpinan Cabang (DPC) GAMKI Kabupaten Sarmi. Kegiatan berlangsung penuh hikmat di kediaman Ketua DPD GAMKI Papua, Louis H. Mebri.
Ibadah Perdana 2026 merupakan bagian dari program internal rutin DPD GAMKI Papua yang digelar setiap bulan sebagai wadah pembinaan iman sekaligus penguatan solidaritas antarjajaran pengurus. Hadir dalam kesempatan tersebut Sekretaris DPD GAMKI Papua Moris M. Marini bersama sejumlah pengurus DPD.
Bagi GAMKI Papua, ibadah bulanan bukan sekadar ritual keagamaan, melainkan fondasi spiritual yang menopang seluruh gerak organisasi sebuah penegasan bahwa setiap langkah organisatoris berakar pada nilai-nilai kekristenan.
Dalam momentum yang sama, Ketua dan Sekretaris DPD GAMKI Papua secara resmi menyerahkan SK Carateker DPC GAMKI Kabupaten Sarmi kepada Viktor M. Buefar sebagai Ketua Carateker yang ditunjuk.
Penyerahan SK ini menandai dimulainya proses konsolidasi dan penataan struktur organisasi GAMKI di Kabupaten Sarmi sebuah wilayah yang kini menjadi salah satu fokus penguatan kelembagaan DPD GAMKI Papua menjelang agenda nasional yang semakin dekat.
Ketua DPD GAMKI Papua Louis H. Mebri menegaskan bahwa mandat yang diberikan kepada kepengurusan carateker bukan urusan administratif semata, melainkan tanggung jawab moril yang harus diemban dengan sungguh-sungguh.
“Mandat SK Carateker ini adalah amanah yang harus dituntaskan dengan sungguh-sungguh. GAMKI adalah organisasi besar yang mengedepankan nilai-nilai kekristenan, integritas, serta semangat pelayanan bagi gereja, masyarakat, dan bangsa,” tegasnya.
Sekretaris DPD GAMKI Papua Moris M. Marini menyoroti urgensi percepatan konsolidasi di Sarmi mengingat Kongres Nasional GAMKI akan digelar pada Mei 2026 di Makassar. Agenda besar itu menuntut seluruh struktur organisasi termasuk hingga tingkat cabang dalam kondisi solid dan siap.
“Kami berharap DPC GAMKI Sarmi segera melaksanakan seluruh tahapan organisasi dan berkoordinasi dengan Pemerintah Daerah agar proses Konferensi Cabang dapat berjalan dengan baik dan demokratis. Sarmi harus memiliki Ketua DPC definitif melalui forum resmi Konfercab,” ujar Marini.
Ia menekankan bahwa kepengurusan carateker harus bekerja keras membangun komunikasi lintas sektor, memperkuat kemitraan dengan pemerintah daerah dan elemen gereja, serta memastikan Konfercab terlaksana tepat waktu demi menghadirkan pemimpin DPC yang sah dan demokratis.
Melalui 2 agenda yang dipadukan dalam satu momentum ini, DPD GAMKI Papua menegaskan komitmennya untuk terus menguatkan organisasi dari akar memadukan penguatan iman dengan kerja-kerja nyata organisatoris yang berdampak bagi pemuda dan masyarakat Papua.
(Redaksi)











