Pendidikan

Terima Keluhan Mahasiswa, Pj Bupati Sarmi Prioritaskan Peningkatan Sektor Pendidikan

23
×

Terima Keluhan Mahasiswa, Pj Bupati Sarmi Prioritaskan Peningkatan Sektor Pendidikan

Sebarkan artikel ini
PJ Bupati Sarmi, Markus O Mansnembra Saat Memberikan Arahan Dihadapan Mahasiswa Sarmi

BeritaPapua.co, Jayapura — Setelah pemerintah pusat menetapkan Markus O Mansnembra kembali memimpin kabupaten Sarmi untuk kedua kalinya, mengawali kepemimpinannya Pj Bupati Sarmi itu menegaskan bakal memprioritaskan peningkatan di sektor pendidikan.

Dengan spontan, Pj Markus Mansnembra langsung mengumpulkan para mahasiswa Sarmi bersama jajaran pemerintahan dalam acara ibadah dan tatap muka bersama di Hotel Mercure Jayapura, Senin (29/5) sekaligus bertepatan dengan hari perayaan Pentakosta.

Dalam gelaran acara tersebut, Pj Bupati Mansnembra memberikan ruang hanya untuk mendengarkan aspirasi dari perwakilan mahasiswa 5 suku besar Sarmi yang ada di kota studi di Kota Jayapura, untuk segera ditindaklanjutinya.

Ketua Ikatan Pemuda Pelajar Mahasiswa Sarmi, Jack Cawen mengeluhkan tentang 8 asrama mahasiswa Sarmi dan meminta pemerintah segera membangun sebuah asrama mahasiswa umum yang dapat menampung semua mahasiswa.

“Kalau di asrama umum yang menampung semua suku besar, saya percaya Sarmi berubah dan anak Sarmi sendiri yang akan memimpin,” tegasnya.

Terdiri dari 5 asrama wilayah dan 3 asrama Kampung,  menurutnya asrama-asrama tersebut tidak layak dihuni, dia berharap pemerintah segera menindaklanjuti karena sangat memprihatikan.

Foto Bersama Pj Bupati Sarmi Markus O Mansnembra dan Jajaran OPD Serta Mahasiswa Sarmi di Kota Studi Jayapura

“Kami punya asrama sudah 4 bulan tinggal dalam gelap, kami mau belajar harus pakai HP atau lilin. Kami mau pakai air harus tarik dari tetangga sebelah,” ungkapnya

Berbeda dengan salah satu perwakilan mahasiswa suku Sobey, Ayu Yubelina Katoar mengatakan walaupun dirinya kekurangan soal bantuan Pemda namun tak menyurutkan niatnya untuk berjualan kue dan membuat konten kreator untuk menambah biaya studi.

“Buat kakak-kakak dan teman-teman semua, jangan juga berharap semua kepada pemerintah, dari ko punya diri sendiri juga harus bisa menghasilkan,” pungkas mahasiswa kedokteran itu.

Menanggapi keluhan mahasiswa, Pj Bupati Sarmi, Markus O Mansnembra menegaskan dalam waktu dekat bakal membentuk tim teknis untuk melakukan survei terhadap seluruh mahasiswa dan juga asrama-asrama.

“Kami berharap hasil survei atau inventarisir yang dilakukan oleh teman-teman yang tergabung dalam tim nanti inilah yang akan menjadi acuan bagi kami untuk mengambil langkah-langkah kebijakan selanjutnya,” imbuhnya.

Mansnembra mengatakan tim yang dibentuk bukan hanya bicara soal infrastruktur tapi juga mengakomodir dan memberdayakan serta mengontrol mereka.

“Tim yang dibentuk ini bukan saja kita membicarakan menyangkut infrastruktur asrama tapi ada yang konsentrasi bicara atau mengkoordinir masalah beasiswa. Bagaimana juga kita bisa memberdayakan mahasiswa kita melakukan studi di Jayapura,” ujarnya.

Namun dia menambahkan, kendala yang dihadapi nantinya soal anggaran yang cukup besar bakal terserap di pakai Pemilu.

“Nah, ini tentunya anggaran cukup besar juga akan terserap kesana. Bagaimana tadi kita kasih pemahaman ke mahasiswa, mereka mau jangan tunda lagi APBD, kalau bisa sekarang. Tapi persoalannya anggaran yang kita gunakan ini uang negara yang harus dipertanggungjawabkan,” pungkas Pj Bupati Sarmi.

Disela-sela acara tersebut, Pj Bupati Sarmi juga memberikan bantuan bahan Natura, antara lain ; 100 karton mie instan, 100 karung beras 10 kg, gula pasir 100 Kg, daun teh celup 100 kotak, susu kental manis 10 karton, telur 100 rak, minyak goreng 100 liter, sirup ABC 100 botol dan Corner 100 kaleng.

(Renaldo Tulak)