Berita Papua, Sentani — Yeret Yermia Sokoy resmi menyatakan siap maju sebagai calon Ketua DPD Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Kabupaten Jayapura periode 2026-2029.
Deklarasi itu disampaikan menyusul hasil Rapat Pimpinan dan Musyawarah Daerah (Rapimpurda) DPD KNPI Kabupaten Jayapura yang menetapkan pelaksanaan Musyawarah Daerah (Musda) pada 28 Maret 2026 mendatang.
Pria yang akrab disapa Yeret Sokoy ini bukanlah nama baru di panggung kepemudaan Papua. Pengalamannya di organisasi kemasyarakatan, kepemudaan, hingga keagamaan menjadi modal utama yang membuat sejumlah Organisasi Kepemudaan (OKP) lokal dan nasional mendorongnya untuk maju dalam bursa pencalonan.
Di sela-sela pertemuan di sebuah kafe di Kota Sentani, Distrik Sentani, Rabu (25/3/2026), Yeret menyampaikan alasan di balik langkahnya. Baginya, KNPI bukan sekadar organisasi biasa.
“KNPI ini adalah wadah berhimpun dari semua organisasi kepemudaan. Ini organisasi besar dan menjadi pencapaian tertinggi bagi pemuda untuk bisa memimpin,” ujarnya.
Motivasi itu semakin kuat karena Yeret bukan pemain baru di tubuh KNPI. Ia mulai aktif sejak 2009 dan pernah menduduki posisi Wakil Sekretaris di KNPI Provinsi Papua. Pengalaman panjang itu dinilainya sebagai bekal penting untuk membawa KNPI Kabupaten Jayapura ke arah yang lebih baik.
“Ada dukungan dari teman-teman OKP dan juga KNPI distrik. Itu yang membuat saya memantapkan diri untuk maju sebagai calon ketua,” katanya.
Sebagai calon ketua, Yeret mengusung visi dengan tagline “Kolaborasi, Aksi dan Prestasi”. Ia menekankan bahwa kolaborasi menjadi kunci utama untuk membangun sinergi antara KNPI, pemerintah daerah, dan seluruh elemen pemuda.
“Aksi itu harus nyata ketika kita sudah berkolaborasi. Dari aksi itulah akan lahir prestasi, bukan hanya untuk ketua, tetapi untuk seluruh kader KNPI,” tegasnya.
Yang membedakan pendekatan Yeret adalah komitmennya terhadap kepemimpinan kolektif. Ia tidak ingin menjadi figur sentral yang mengatur segalanya. Sebaliknya, ia memandang dirinya sebagai fasilitator yang memberi ruang bagi para pengurus bidang untuk merancang dan menjalankan program kerja.
“Program itu nanti dari para wakil ketua dan bidang. Mereka yang bekerja, saya hanya mendukung dan memberi ruang agar mereka bisa tampil dan berkembang,” jelasnya.
Di tengah persiapan menuju Musda, Yeret menegaskan bahwa program prioritasnya adalah pengkaderan. Ia ingin memastikan kader-kader muda di KNPI mendapat ruang untuk berkembang dan tampil sebagai pemimpin masa depan.
“Pemimpin itu harus mengangkat kader di bawahnya. Bukan hanya mengangkat nama pribadi saja, tetapi semua kader harus bisa naik,” ujarnya.
Pria kelahiran Sentani, 17 September 1988 ini mengaku telah melakukan konsolidasi dan koordinasi dengan berbagai OKP lokal di tingkat distrik maupun OKP nasional yang ada di tingkat kabupaten. Saat ini, persiapan pencalonannya telah mencapai sekitar 50 hingga 60 persen.
“Kami terus bergerak memastikan semua elemen siap menuju Musda nanti,” katanya.
Di luar KNPI, Yeret memiliki rekam jejak organisasi yang panjang. Ia pernah menjabat sebagai ketua dan wakil ketua Pemuda GKI Zoar AbeAle Sentani, serta dipercaya sebagai wakil koordinator pemuda di GKI Klasis Sentani. Saat ini, ia juga aktif sebagai Ketua Bidang Kerohanian di GAMKI Kabupaten Jayapura, dan menjadi salah satu pengurus di IPSI Kabupaten Jayapura.
Dengan pengalaman lintas sektor itu, Yeret optimistis dapat membawa KNPI Kabupaten Jayapura menjadi organisasi yang lebih aktif, inklusif, dan berprestasi di masa mendatang.
Rapimpurda KNPI Kabupaten Jayapura yang dijadwalkan pada 28 Maret 2026 mendatang.
(Yan Mofu)











