Berita Papua, Sentani — Kepala Distrik Sentani Jack Judzoon Puraro melakukan kunjungan kerja ke PKBM Yayasan Taman Peniel Sejahtera di Jalan Baru Siklop, Sentani, Kabupaten Jayapura, Selasa (19/5/2026)
Dalam kunjungan tersebut, ia memantau langsung pelaksanaan ujian paket di sejumlah PKBM di wilayahnya. Hasilnya, masih banyak anak asli Papua yang putus sekolah mengikuti pendidikan kesetaraan.
“Ternyata sangat banyak anak kita orang Papua yang putus sekolah. Di PKBM yang saya kunjungi, peserta ujian sebagian besar orang Papua,” ujarnya.
Ia mencontohkan PKBM Hallelujah di sekitar Milenik yang berdekatan dengan rumah dinas Bupati Jayapura. PKBM tersebut membuka program sekolah gratis untuk anak asli Papua yang putus sekolah tingkat SMA.
“Kalau tidak ada biaya, silakan datang mendaftar. Yang penting ada keinginan untuk belajar. Di sana mereka bisa mendapatkan ijazah secara gratis,” katanya.
Menurutnya, program PKBM sangat membantu anak-anak yang putus sekolah agar tetap memiliki harapan meraih ijazah yang setara dengan pendidikan formal.
Ia juga mengapresiasi kerja sama PKK Kabupaten Jayapura yang telah mendaftarkan 54 peserta ujian paket di salah satu PKBM. Dari jumlah tersebut, hampir semuanya dinyatakan lulus.
“PKBM ini sangat membantu anak-anak kita yang putus sekolah tapi masih punya harapan untuk masa depannya berubah,” pungkasnya.
(Yan Mofu)











