Berita Papua, Sentani — Menjelang puncak Festival Danau Sentani (FDS) ke-15, tenaga kesehatan dari Persatuan Ahli Teknologi Laboratorium Medik (Patelki) Papua bersama DPC Patelki Kabupaten Jayapura dan Puskesmas Kampung Harapan menggelar layanan pemeriksaan laboratorium gratis di Dermaga Kalkote, Distrik Sentani Timur, Selasa (25/8/2026).
Kegiatan yang berlangsung di tengah hiruk-pikuk persiapan festival ini merupakan bentuk dukungan nyata organisasi profesi kesehatan terhadap rangkaian acara FDS yang akan memuncak pada 3 September 2026 mendatang.
Layanan yang diberikan cukup komprehensif, meliputi pemeriksaan HbA1c, profil lipid, hepatitis B dan C, hemoglobin, golongan darah, gula darah, asam urat, hingga kolesterol. Pada hari pertama pelaksanaan, tercatat 54 hingga 56 warga telah memanfaatkan fasilitas gratis ini.
Ketua DPC Patelki Kabupaten Jayapura, Roxie Adolfina Yaung, memastikan bahwa pihaknya akan terus berada di lokasi untuk melayani masyarakat. “Kami akan bersama Dinas Kesehatan Kabupaten Jayapura terus melayani di sini. Nanti di puncak FDS, teman-teman DPW juga turun lagi bareng kami,” ujarnya.
Adolfina mengimbau seluruh lapisan masyarakat, mulai dari warga biasa, Aparatur Sipil Negara (ASN), hingga pejabat di lingkungan Jayapura untuk memanfaatkan kesempatan emas ini. Menurutnya, paket pemeriksaan serupa jika dilakukan di laboratorium swasta dapat menghabiskan biaya hingga lebih dari Rp1 juta.
Perwakilan DPW Patelki Papua, Hamid, menjelaskan bahwa kegiatan ini sengaja digelar secara bertahap karena adanya keterbatasan alat dan besarnya biaya operasional. “Kami kerja sama dengan Kepala Puskesmas Kampung Harapan dan DPC Patelki Jayapura. Tujuannya biar warga bisa cek kesehatan tanpa harus keluar biaya besar,” jelas Hamid.
Ia menambahkan, setelah tahap awal ini, tim DPW Patelki akan kembali bergabung pada puncak FDS tanggal 3 September untuk menggelar pemeriksaan lanjutan. Sementara itu, untuk layanan setelah tanggal 25 Agustus, sebagian besar alat dari DPW Patelki akan ditarik dan digantikan dengan peralatan dari Dinas Kesehatan Jayapura. Jenis pemeriksaan yang tetap dibuka antara lain malaria, asam urat, gula darah, dan kolesterol, menyesuaikan dengan ketersediaan alat.
Kepala Puskesmas Kampung Harapan, Rosa Monim, menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya atas inisiatif Patelki. “Terima kasih ke Patelki yang sudah bantu kami. Nanti kita ketemu lagi di tahap kedua,” ucap Rosa.
Selain layanan kesehatan, rangkaian FDS 2026 juga dimeriahkan oleh partisipasi puluhan pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) lokal yang turut memeriahkan suasana di sekitar Dermaga Kalkote.
“Intinya kami dari organisasi profesi dan Dinkes ingin hadir di tengah masyarakat, bantu jaga kesehatan selama FDS,” tutup Hamid.
(Yan Mofu)











