Berita Papua, Jayapura — Keluarga Besar Pariaribo secara resmi menyerahkan tanah hak ulayat mereka kepada negara untuk pembangunan Batalyon Teritorial Pembangunan (Yon TP) 859/RBK di Dusun Wakre, Kampung Marsram, Supiori Timur, Kabupaten Supiori, Provinsi Papua.
Penyerahan surat pelepasan hak ulayat tanah adat dan pernyataan sikap tersebut digelar pada Jumat (23/1/2026) pukul 15.00 WIT di Ruang Pertemuan Bupati Kabupaten Supiori, Sorendiweri, Distrik Supiori Timur.
Acara penyerahan dihadiri oleh Bupati Supiori Heronimus Mansoben bersama pemilik hak ulayat tanah adat Keluarga Pariaribo, yakni Ismael Pariaribo, Utrecht Pariaribo, dan Harun Manam, serta disaksikan oleh Nehemian Noren.
Ismael Pariaribo selaku pemilik hak ulayat menyampaikan bahwa penyerahan tanah dilakukan secara sadar dan tanpa paksaan.
“Kami keluarga besar Pariaribo secara sadar tanpa paksaan menyerahkan hak ulayat kami kepada negara, khususnya TNI-AD untuk dibangun Batalyon Teritorial Pembangunan,” ujarnya dalam pernyataan tertulis yang diterima wartawan, Jumat (24/1/2026).
Ismael menegaskan, selama ini pembangunan Yon TP 859/RBK di wilayah tersebut tidak mengalami permasalahan. Masyarakat Kampung Marsram dan Kampung Aminweri menerima kehadiran personel Yon TP 859/RBK dengan baik. Tahap pembongkaran lahan untuk pembangunan pun sudah dimulai.
“Kami ingin ada perubahan di daerah kami, sehingga anak-anak kami memiliki masa depan yang baik,” kata Ismael.
Terkait beredarnya isu di media sosial, Keluarga Pariaribo dalam pernyataan sikapnya meminta pemerintah dan negara untuk menindak tegas pihak-pihak yang mengatasnamakan keluarga mereka untuk mengklaim tanah atau berkoar-koar di media sosial.
“Penyerahan ini murni kami berikan dan ini adalah hak ulayat kami, bukan hak ulayat orang lain,” tegas pernyataan Keluarga Pariaribo.
Hal senada juga disampaikan Bupati Supiori Heronimus Mansoben. Ia menyatakan dukungannya terhadap pembangunan Yon TP 859/RBK.
Sebab menurutnya, Pemerintah Daerah Kabupaten Supiori menerima keberadaan satuan TNI tersebut karena tidak menimbulkan permasalahan bagi masyarakat setempat.
Heronimus berharap pembangunan Yon TP 859/RBK berjalan aman dan lancar agar dapat membuka peluang pekerjaan bagi masyarakat lokal, khususnya generasi muda di Kabupaten Supiori.
(Redaksi)











