Berita Papua, Jayapura — Polresta Jayapura Kota menempatkan personel di sejumlah Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) yang melayani Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi di wilayah Kota Jayapura. Langkah ini mulai berlaku sejak Rabu (8/7) sebagai upaya menjaga ketertiban distribusi BBM sekaligus mencegah kemacetan akibat antrean kendaraan.
Kapolresta Jayapura Kota, Kombes Pol. Fredrickus W. A. Maclarimboen menjelaskan bahwa penempatan personel bertujuan mengatur arus kendaraan, mencegah kemacetan akibat antrean panjang, sekaligus mengawasi agar distribusi BBM bersubsidi berjalan tertib dan tepat sasaran.
“Polri hadir untuk memberikan rasa aman, menjaga ketertiban, serta memastikan masyarakat dapat memperoleh pelayanan BBM dengan tertib,” kata Fredrickus saat ditemui di ruang kerjanya.
Ia menegaskan, berdasarkan koordinasi dengan Pemerintah Kota Jayapura dan PT Pertamina, stok BBM bersubsidi di wilayah tersebut dalam kondisi aman dan mencukupi. Karena itu, masyarakat diimbau tidak melakukan pembelian secara berlebihan maupun terpancing isu yang tidak benar.
Selain mengamankan dan mengatur lalu lintas, personel yang bertugas di lapangan juga memantau pola antrean untuk mengidentifikasi penyebab antrean panjang di sejumlah SPBU.
Dari hasil pemantauan sementara, tingginya jumlah kendaraan dari luar wilayah Kota Jayapura yang ikut mengisi BBM bersubsidi di kota tersebut menjadi salah satu faktor yang memengaruhi kepadatan antrean. Temuan ini akan menjadi bahan evaluasi bersama Pemerintah Daerah dan PT Pertamina agar mekanisme distribusi BBM ke depan lebih efektif, tepat sasaran, dan merata bagi masyarakat.
Kombes Pol Fredrickus menekankan pentingnya sinergi antara Polri, Pemerintah Daerah, PT Pertamina, dan seluruh pemangku kepentingan untuk menjaga kelancaran distribusi energi sekaligus menciptakan situasi keamanan dan ketertiban yang kondusif.
Polresta Jayapura Kota juga mengimbau masyarakat agar tetap tertib saat mengantre, mematuhi arahan petugas di lapangan, tidak menyerobot antrean, serta ikut menjaga situasi tetap aman. Dengan kedisiplinan dan kerja sama semua pihak, pelayanan distribusi BBM diharapkan dapat berjalan lancar tanpa mengganggu ketertiban umum.
(Renaldo Tulak)











