BeritaPapua.co, Jayapura — Pembangunan venue PON XX Papua Cabang Olahraga sepatu roda paling megah dengan progres pengerjaannya capai hampir 100% kini mengalami kendala pengerjaan setelah dipalang otoritas adat setempat.
Hal tersebut dibenarkan oleh Technical Delegate (TD) Sepatu Roda, Jeffry Abel ketika di wawancarai, Kamis (10/6) malam di Kota Jayapura.
Ia menyampaikan bahwa Venue tersebut dipalang usai dinyatakan layak dipakai bertanding pada PON XX, namun pihak masyarakat adat setempat melakukan pemalangan.
“Pada saat atlit menyatakan Venue itu final, tepat dan layak mempertandingkan nomor-nomor berstandar internasional, pada hari yang sama juga tim dari FS Mako Italia keluar dari venue buper menyelesaikan pekerjaannya dan masuk saudara-saudara kita dari kelompok adat tertentu melakukan proses pemalangan,” ungkapnya.
Progres pengerjaannya kini sudah berjalan selama kurang lebih 1 tahun dengan proses pengerjaan berstandar internasional.
Venue sepatu roda sendiri dikerjakan oleh tenaga ahli didatangkan dari Korea sehingga dapat dikategorikan sebagai salah satu venue terbaik di benua Asia.
“Tenaga kerja Korea Sianar yang ditunjuk langsung oleh tim FS Mako untuk melakukan final layering dilintasan sepatu roda untuk menjadikan Venue sepatu roda menjadi salah satu yang terbaik di benua Asia,” ungkap Jeffry.
Bukan hanya yang terbaik di Asia namun pihak TD juga menyatakan bahwa venue sepatu roda tersebut juga merupakan venue paling megah di Asia Tenggara. (RT)











