BeritaPapua.co, Jayapura — Dalam ajang melakukan seleksi atlet Papua menuju Pekan Olahraga Nasional (PON) XXI Aceh-Sumatera Utara 2024 mendatang, Persatuan Atletik Seluruh Indonesia (PASI) provinsi Papua menggelar lomba lari.
Lomba lari tersebut akan dilaksanakan pada 22 Februari 2023 bertepatan dengan pelantikan ketua umum PASI provinsi Papua terpilih Yermias Bisay dan badan pengurus.
Wakil Sekretaris PASI Papua, Daviz Kambuaya mengatakan rangkaian lomba lari dilakukan setelah terpilihnya Ketua Pengprov PASI Papua.
“Jadi nanti tanggal 22 rangkaian kita pelantikan, di pelantikan ini pak ketua umum ingin ada salah satu tindakan nyata, karena kita punya tahapan persiapan PON 21 ini sudah sangat mepet. Kita akan mulai kualifikasi di bulan Maret sehingga dipandang perlu pengprov PASI Papua ini lewat ketua kami ini sudah buat satu tindakan lewat lomba lari,” ujar Daviz Kambuaya kepada awak media di Kantor KONI Papua, Senin (13/2/23).
Momen tersebut, kata Daviz, bukan hanya pelantikan dan lomba lari saja namun gelaran tersebut sebagai ajang seleksi para atlet PASI menuju PON XXI Aceh di Sumatera Utara pada 2024 mendatang sehingga seleksi atlet itu hanya terbatas di wilayah provinsi Papua.
“Kami tidak hanya dilantik setelah dilantik kami mulai dengan seleksi bentuk dari seleksi itu yang adalah invitasi bentuknya, kami tidak bikin Papua open atau yang lainnya tapi investasi sehingga terbatas di wilayah kami saja yang Papua 9 kabupaten itu saja,” ungkapnya.
Daviz juga menyampaikan lomba lari 10 kilometer pada 22 Februari itu dibuka secara umum namun pada tanggal 23-25 dibuka khusus untuk para atlet atletik untuk seleksi.
“Jadi lari 10 kilometer kemudian tanggal Setelah lari ada pelantikan setelah itu di tanggal 23 sampai 25 kita lakukan invitasi, artinya atau sebetulnya seleksi atlit untuk persiapan PON atau invitasi ini,” tuturnya.
Dia berharap, Pengurus Cabang (Pengcab) di 9 kabupaten kota dapat mengirimkan untuk mengikuti ajang tersebut sebagai seleksi menuju PON.
“Diharapkan semua Pengcab – Pengcab mengirimkan semua atletnya yang terbaik untuk kita bisa dapatkan atlit yang terbaik juga untuk nanti masuk kedalam PON nanti di Aceh, Sumatera Utara,” tutup Daviz.
(RT)











