Olahraga

OD Ketua Pickleball Papua Utus 2 Orang Ikuti Pelatihan Perwasitan Nasional

7
×

OD Ketua Pickleball Papua Utus 2 Orang Ikuti Pelatihan Perwasitan Nasional

Sebarkan artikel ini
Foto Bersama Saat Pelatihan Perwasitan Nasional Pickleball di Jakarta

BeritaPapua.co, Jayapura — Cabang Olahraga (Cabor) Pickleball provinsi Papua mengutus 2 orang guna mengikuti pelatihan perwasitan nasional di Jakarta pada 29 Mei – 5 Juni 2023.

Kedua peserta yang diutus merupakan orang pertama dalam sejarah kehadiran Pickleball di Papua untuk mengikuti pelatihan tersebut sekaligus menjadi asset Pickleball Papua.

Setelah mendapat kepercayaan menahkodai Ketua Pickleball provinsi Papua, Otniel Deda tak menunggu waktu lama dengan semangat melakukan berbagai persiapan menjelang turnamen Internasional Pickleball Federation yang berlangsung di Bali pada September 2023 mendatang.

Ketua Pickleball Papua mengutus 2 orang untuk mengikuti Pelatihan Perwasitan Nasional IPF berlisensi dan Pelatih yang berlangsung di Jakarta pada 29 mei – 5 juni 2023.

Kegiatan dimaksud merupakan komitmennya semenjak amanah diberikan pada saat Rakernas KONI di Jakarta.

“Kami mencoba memulai agar cabor ini bisa berkembang di Papua dan akan mengikuti Eksibisi PON XXI di Aceh,” ujar Ode yang juga Pengurus KONI Papua.

Lanjut Ode, walaupun Cabor ini baru hadir di tanah Papua namun komitmennya tetap mengikuti kegiatan seperti ini guna memenuhi persyaratan sebagai salah satu Cabor yang resmi hadir di indonesia bahkan di Tanah Papua.

Satu hal yang tentu membuat dirinya tertarik menerima amanah ini karena cabor ini mudah dan bisa diperlombakan oleh semua usia.

“Cabor Pickleball tidak terlalu susah karena hampir mirip dengan cabor tenis lapangan hanya saja aturan dalam perlombaan sedikit berbeda. Olahraga ini menggabungkan antara unsur pingpong, tenis, dan bulu tangkis, yang disebut juga dengan pickleball. Olahraga ini dapat dimainkan di lapangan, baik di dalam maupun di luar ruangan,” tegas Ode yang juga Pengurus KONI Papua.

Sementara itu, Jimmy Tukayo salah satu Peserta yang mengikuti pelatihan perwasitan mengakui terkesan dan senang karena sudah dipercayakan Ketua Pickleball Papua untuk mengikuti kegiatan tersebut.

Kata dia, dirinya akan focus hingga kegiatan ini selesai dan sekembalinya akan mempraktekan guna memperbesar Cabor Pickleball di Tanah Papua.

Senada dengan Marcelino Marini salah satu peserta yang mengikuti pelatihan perwasitan juga, dirinya terkesan dengan kegiatan selama beberapa hari sebab bukan saja materi tetapi kami diberikan praktek memimpin laga resmi Pickleball di Jakarta bahkan melihat langsung bagaimana strategi bermain yang diterapkan tim yang bermain.

Simon P Bame Ketua Bidang Organisasi yang juga ikut dalam tim ke Jakarta menyampaikan sekembali ke Papua dirinya akan melakukan konsolidasi pembentukan Pickleball di Kabupaten Kota di provinsi Papua serta mengibarkan panji-panji Pickleball di Tanah Papua.

Untuk diketahui, Pickleball adalah olahraga yang menggabungkan unsur tenis, pingpong, dan bulu tangkis. Olahraga ini ditemukan pada tahun 1965 oleh 3 orang ayah yang merupakan penduduk Bainbridge Island, Washington.

Pickleball sebagai permainan di halaman belakang rumah untuk menghibur anak-anaknya yang bosan dengan kegiatan lain. Olahraga ini pun terus berkembang selama bertahun-tahun.

Di Indonesia sendiri, pickleball telah diperkenalkan oleh Jeff Van Der Hulst, ambassador International Federation Pickleball (IFP) yang datang ke Fakultas Ilmu Keolahragaan (FIO), Universitas Negeri Jakarta (UNJ) pada tanggal 14 April 2019.

(Renaldo Tulak)