BeritaPapua.co, Jayapura — “Mati Suri”. Itulah yang terjadi terhadap Intelijen Pemerintah Daerah Kabupaten Fakfak yang bernaung pada Kantor Badan Kesbangpol Kabupaten Fakfak.
Padahal peranan dan fungsi dari Bidang Intelijen Pemda sangat penting demi kepentingan pemerintah daerah terhadap oknum bahkan lembaga yang mengancam kewibawaan kepala daerah beserta instansi pemerintah daerah dan masyarakat.
Plh Kepala Kesbangpol Kabupaten Fakfak, Subandri Fuad saat dikonfirmasikan wartawan Beritapapua.co di ruang kerjanya, Kantor Kesbangpol Kabupaten Fakfak tadi pagi mengakui bahwa intelijen Pemda Fakfak “Mati Suri”.
“Mati suri” nya intelijen kami karena tidak ada anggaran dari kepala daerah yang menganggarkan kepada Badan Kesbangpol Kabupaten Fakfak untuk intelijen Pemda Fakfak diberdayakan. Bagaimana staf Intel Pemda bergerak dalam tupoksi yang telah melekat pada mereka sementara tidak ada uang. Kami butuh anggaran untuk keamanan kepala daerah beserta OPD-OPD yang ada. Sehingga kepala daerah pun tahu persoalan yang terjadi di daerah, ” demikian diungkapkan Subandri Fuad dengan nada serius.
Dijelaskan mantan Kepala Distrik Kokas, Kabupaten Fakfak Papua Barat bahwa, Kesbangpol adalah tempat berkumpulnya para intel dan wartawan yang ada. Di Kesbangpol pula tempat diskusi para Intel dan wartawan untuk aktifitas pada pimpinan daerah beserta OPD.
“Intel kepolisian, Intel Kejaksaan, Intel TNI, Bais, BIN dan wartawan. Disini tempatnya diskusi soal keamanan daerah. Bagaimana aktifitas pemerintah sehingga berjalan aman terkendali. Tapi bagaimana mau kita kumpulkan jika anggaran saja tidak ada, lihat sendiri pak wartawan dalam kantor ini, peralatan kita pun sangat minim,” katanya.
Jelas pria yang akrab dengan wartawan ini bahwa dalam meningkatkan kapasitas dan kemampuan intelijen bagi aparatur Kesatuan Bangsa dan Politik, baik pusat maupun daerah untuk memaksimalkan fungsi deteksi dini. “Mari kita memperjuangkan ideologi negara, karena ada kelompok-kelompok yang mencoba melemahkan dan mengadu domba aparatur negara,” jelasnya.
Dengan pengembangan kapasitas intelijen bagi jajaran Kesbangpol, kata dia, diharapkan mampu memaksimalkan fungsi deteksi dini agar kewaspadaan dini dapat berjalan efektif dan optimal.
“Kita harus tegas bahwa negara kita tidak boleh kalah dengan kelompok-kelompok yang anti terhadap ideologi Pancasila,” tegasnya.
(Aldy)











