Papua Pegunungan

Tinjau Usaha Kelompok SIAK Yang Terhenti, Bupati Yalimo Dorong Usaha Batu Bata Lokal Kembali Beroperasi

0
×

Tinjau Usaha Kelompok SIAK Yang Terhenti, Bupati Yalimo Dorong Usaha Batu Bata Lokal Kembali Beroperasi

Sebarkan artikel ini
Tampak Bupati Yalimo Nahor Nekwek saat meninjau lokasi pemilik usaha pembuatan batu bata milik masyarakat asli Papua.

Berita Papua, Yalimo — Bupati Yalimo, Nahor Nekwek, meninjau langsung usaha pembuatan batu bata milik Penehas Siep yang dikelola Kelompok SIAK di wilayah Yalimo, Jumat (22/5/2026).

Kunjungan tersebut dilakukan dalam rangka memastikan kondisi usaha lokal yang selama setahun terakhir tidak berproduksi.

Dalam peninjauan itu, Bupati didampingi Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Yalimo, Mases Surabut, serta jajaran staf. Berdasarkan informasi yang dihimpun Disperindag, usaha batu bata tersebut sempat berjalan namun kini terhenti akibat keterbatasan peralatan dan mesin cetak.

Penehas Siep selaku pengelola menjelaskan bahwa usahanya pernah menerima bantuan modal awal sebesar Rp25 juta dari Disperindag. Dana tersebut digunakan untuk operasional awal dan membayar honor sekitar 20 karyawan. Namun, produksi terhenti karena mesin cetak yang digunakan masih berstatus pinjaman.

Selain itu, Disperindag juga disebut pernah membeli alat cetak batu bata, tetapi alat tersebut tidak sesuai dengan kebutuhan teknis di lapangan sehingga belum dapat dimanfaatkan secara maksimal.

Menanggapi kondisi itu, Bupati Nahor menyampaikan apresiasi terhadap semangat Kelompok SIAK dalam mempertahankan usaha batu bata lokal. Ia menilai kualitas produksi kelompok tersebut sudah baik dan layak untuk dikembangkan.

“Kualitasnya bagus, hanya modal dan peralatan yang masih kurang. Pemerintah akan mendukung mulai tahun ini. Kelompok yang berjumlah 20 orang ini harus fokus dan jangan menganggap pekerjaan ini sebagai usaha sampingan. Ini adalah tugas mulia karena dapat membantu kehidupan banyak orang,” ujar Nahor.

Ia menegaskan bahwa kehadirannya bersama Disperindag merupakan bentuk komitmen nyata Pemerintah Kabupaten Yalimo untuk mendukung usaha masyarakat asli Papua yang memiliki semangat kerja dan kemauan berkembang.

“Kami hadir untuk mendukung karena niat dan semangat bapak-bapak sangat luar biasa. Mereka rindu untuk kembali menjalankan usaha ini, sehingga pemerintah pada prinsipnya siap mendukung,” lanjutnya.

Bupati juga menyampaikan terima kasih kepada Kelompok SIAK atas keterampilan dan upaya membangun usaha yang bermanfaat bagi masyarakat luas. Menurutnya, kegiatan seperti ini perlu mendapat perhatian serius karena mampu membuka lapangan kerja dan meningkatkan perekonomian lokal.

Pemerintah Kabupaten Yalimo, lanjut Nahor, akan memberikan dukungan penuh melalui Dinas Perindustrian dan Perdagangan terhadap usaha masyarakat asli Papua yang sudah berjalan namun terkendala anggaran dan fasilitas.

Pada tahun 2026, Pemkab Yalimo telah menyiapkan anggaran khusus untuk mendukung berbagai kegiatan usaha masyarakat asli Papua agar dapat berkembang secara berkelanjutan.

(Yan Mofu)