Berita Papua, Dogiyai — Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Provinsi Papua Tengah (DPRPT) dari Partai Bulan Bintang, Yones Waine, mengidentifikasi sejumlah proyek pembangunan jalan dan jembatan berstatus provinsi dan daerah yang belum terealisasi di Kabupaten Dogiyai.
Temuan ini disampaikan dalam kegiatan reses tahap III pada 2-11 November 2025.
Waine merinci beberapa proyek jalan berstatus provinsi yang belum terlaksana, yakni pembangunan jalan Deiyai Distrik Tigi Barat, Debei Dalam, Puweta, hingga tembus ke ibu kota Kabupaten Dogiyai.
Sementara untuk jembatan berstatus provinsi yang belum direalisasikan meliputi jembatan Kali Botu Kampung Puweta II, Kali Edege Kampung Tuwaida, dan Kali Edege Kampung Obaibegaa, Distrik Kamuu Selatan.
Untuk proyek yang menjadi tanggung jawab Pemerintah Kabupaten Dogiyai, Waine mencatat pembangunan jalan tembus Ugapuga-Pouwouda, Putapa tembus ke Distrik Kamuu Selatan, Idakebo tembus ke Kampung Nuwa dan Pouwouda, serta jalan tembus Kampung Denemani-Kampung Motito.
Legislator Papua Tengah itu menekankan pentingnya akses jalan dan jembatan untuk meningkatkan kualitas ekonomi, pendidikan, kesehatan, keagamaan, dan pelayanan pemerintahan di Kabupaten Dogiyai.
“Akses pembangunan jalan dan jembatan adalah sangat penting demi meningkatkan kualitas ekonomi, pendidikan, kesehatan, keagamaan, dan pelayanan pemerintahan di Kabupaten Dogiyai,” tegas Waine kepada BeritaPapua.co, (3/12/2025).
Waine mendesak Pemerintah Provinsi Papua Tengah dan Kabupaten Dogiyai berkolaborasi untuk merealisasikan pembangunan jalan dan jembatan yang belum tersentuh.
Politisi PBB ini berharap temuan ini dapat menjadi bahan evaluasi bagi ke-2 untuk mempercepat pembangunan infrastruktur yang telah lama dinanti masyarakat Dogiyai.
“Telah lama masyarakat Kabupaten Dogiyai menantikan realisasi pembangunan jalan dan jembatan kepada Pemerintah Provinsi Papua Tengah dan Pemerintah Daerah Kabupaten Dogiyai,” pungkasnya.
(Renaldo Tulak)











