Papua

19 Tahun Otsus, Litinus Agabal: Rakyat Papua Diperlakukan Tak Adil

6
×

19 Tahun Otsus, Litinus Agabal: Rakyat Papua Diperlakukan Tak Adil

Sebarkan artikel ini
Litinus Agabal, juru bicara partai Papua Bersatu

Jakarta, Beritapapua.co Juru bicara Partai lokal Papua (Papua Bersatu) Litinus Agabal, SH.,MM.Dip.PM, mengatakan negara harus jujur terhadap orang Papua, terkait implementasi Otonomi khusus di Papua yang sudah bergulir sejak tahun 2001.

Pria asal kabupaten Timika ini menjelaskan bahwa Implementasi Otsus dan Desentralisasi itu harus dimaknai secara baik dan benar oleh pemerintah Republik Indonesia.

“Aceh itu, Kami orang Papua merasa bahwa Aceh dimaknai secara jujur dan benar sehingga desentralisasi itu terealisasi di Aceh. Di Papua tidak, kenapa [..?]. Pertanyaan ini harus dijawab,” Tegasnya di salah satu hotel di Jakarta (24/9/19)Selasa malam.

Dirinya pun menegaskan bahwa kita rakyat Papua sebagai warga negara Republik Indonesia memiliki hak yang sama dihadapan hukum.

“Setiap konsep yang dibuat itu salah, akhirnya kita orang Papua diperlakukan tidak adil,” Cetusnya.

Ia juga berharap kedepan semua pihak untuk memaknai Otonomi khusus dan Desentralisasi atau pelimpahan wewenang itu harus secara baik dan benar. Sehingga orang Papua juga merasa diperlakukan sama seperti warga negara Indonesia se-tanah air.

Dirinya pun memohon kepada pemerintah Republik Indonesia agar rakyat Papua harus diperlakukan secara adil, seadil-adilnya.

Dia merasa bahwa selama 19 tahun sejak adanya implementasi Otonomi khusus rakyat Papua masih diperlakukan tidak adil.

“Kami datang untuk menuntut keadilan kepada negara,” tutupnya.

(Redaksi)