Papua

Gubernur Papua : Tidak Ada Lagi Demo – Demo

2
×

Gubernur Papua : Tidak Ada Lagi Demo – Demo

Sebarkan artikel ini
Salah satu suasana ruangan gubernur Papua, usai dijarah dan dirusak oleh masa pendemo yang anarkis, (29/8/2019).

Jayapura, Beritapapua.co – Unjuk rasa yang berakhir dengan kerusuhan pekan kemarin, Gubernur Papua, Lukas Enembe angkat bicara, Selasa (3/9/2019).

Dimana masa yang anarkis menghancurkan fasilitas umum, pribadi dan juga fasilitas milik pemerintah provinsi Papua pun ikut dijarah, Seperti komputer, televisi sudah dijarah semuanya dan harus diperbaiki.

“Saya sudah sampaikan, karena ada rencana itu apa mau rusuh. Mau rusuh katanya. Siapa mau rusuh karena kami semua ada di Jawa Timur dari tanggal 28. Kita minta untuk para pendemo hanya sampai di Waena. Tetapi kelihatan anak–anak kita tidak mampu untuk bendung. Jadi saya kurang tahu kenapa bisa begini. Begitu jahatnya mereka merusak semua bangunan pemerintah,” sesal Gubernur saat di VVIP Bandara Sentani di Kabupaten Jayapura.

Gubernur Lukas Enembe menduga ada yang ikut bermain dibelakang aksi unjuk rasa tersebut. “Kelompok ini kan masih ada. Baik yang pegang senjata di hutan maupun di tempat lain sehingga memboncengi mereka itu saja,” bebernya.

Lukas berharap berikutnya tidak ada lagi kegiatan-kegiatan tersebut dan Polri sudah tidak ijinkan mereka dengan cara anarkis.

Terkait banyak berkembangnya isu akan ada demo susulan. Gubernur dengan tegas membantah bahwa tidak ada lagi demo-demo.

“Ahh […] demo-demo apalagi, aspirasi dan keinginan itu, pemerintah sudah tangani. Tidak ada lagi demo-demo,” tegasnya.

Rencana Kapolri  dan Panglima TNI  yang akan berkantor di Papua, selama seminggu.

Gubernur mengatakan kedatangan dua jenderal berbintang empat itu adalah tugas negara dan membantu pemerintah daerah dalam hal masalah kamtibmas.

Untuk itu, Enembe mengajak semua elemen masyarakat agar menjaga Tanah Papua, jaga Indonesia dan menjaga semua.

(Redaksi)