Berita Papua, Biak — Ketua Dewan Adat Biak Numfor, Junus Julius Komnisba Mandibodibo, menyatakan siap memberikan dukungan penuh terhadap Program Strategis Nasional (PSN) di Tanah Papua, termasuk rencana pembangunan Bandar Antariksa di Biak Utara.
Pernyataan itu disampaikan dalam kegiatan tatap muka bersama masyarakat yang digelar di kediamannya, Kampung Sorido, Distrik Biak Kota, Kabupaten Biak Numfor, Sabtu (23/05/2026).
Acara mengusung tema “Menyongsong Indonesia Emas Melalui PSN” dan dihadiri tokoh agama, tokoh adat, serta warga Kampung Sorido.
Mandibodibo menjelaskan, pemerintah terus mengakselerasi pembangunan di Papua, antara lain melalui pembangunan Jalan Trans Papua dan jembatan yang membuka isolasi daerah pedalaman.
Ia juga menyebut hadirnya Kawasan Sentra Produksi Pangan (KSPP) Wanam di Merauke, Papua Selatan, serta program cetak sawah dan food estate sebagai pilar kemandirian pangan nasional.
“Saya mengajak masyarakat adat suku Biak untuk mendukung rencana pembangunan Bandar Antariksa di Biak Utara,” ujar Mandibodibo.
Menurutnya, pembangunan bandar antariksa tersebut merupakan lompatan peradaban nasional yang akan menempatkan Indonesia, khususnya Tanah Papua, sejajar dengan negara-negara maju di panggung teknologi kedirgantaraan global.
“Kehadiran bandar antariksa ini akan membawa dampak luar biasa: menjadi pusat pertumbuhan ekonomi baru, menciptakan lapangan kerja, memicu transfer teknologi, hingga membuka sektor wisata berbasis edukasi yang mendunia,” tegasnya.
Dukungan serupa disampaikan Kepala Kampung Sorido, Steven Korwa. Ia menilai pemerintah pusat memiliki pertimbangan khusus terkait lokasi pembangunan bandar antariksa di wilayah Biak Utara.
“Sudah sepatutnya kita berikan dukungan dan support pada program-program tersebut,” pungkas Korwa.
Sebagai bentuk kepedulian pemerintah pusat, acara tersebut juga diisi dengan pembagian paket sembako berisi beras, gula, kopi, teh, dan minyak goreng kepada masyarakat Kampung Sorido.
Menurut Mandibodibo, bantuan ini merupakan bukti nyata kehadiran pemerintah di tengah masyarakat Papua dan bentuk perhatian untuk membantu memenuhi kebutuhan pangan warga yang membutuhkan.
(Renaldo Tulak)











