Papua

Pemuda Papua Sebut Ucapan Dasco Seharusnya Hidup Bahlil, Bukan Sebut Hidup Jokowi

0
×

Pemuda Papua Sebut Ucapan Dasco Seharusnya Hidup Bahlil, Bukan Sebut Hidup Jokowi

Sebarkan artikel ini
Hendrik Yoku, Pemuda Papua.

Berita Papua, Jakarta — Pernyataan Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad yang meminta agar tidak meneriakkan “Hidup Jokowi” usai pidato Presiden Prabowo Subianto, Memperingati 2 momentum sejarah sekaligus hari kebangkitan nasional 20 Mei 2026 dan 28 tahun Reformasi yang diperingati Pada 21 Mei

Dalam sidang paripurna DPR RI, Yang digelar pada 20 mei 2026. Mikrofon meja pimpinan masih aktif sehingga ucapan Dasco kepada Ketua DPR Puan Maharani terdengar jelas: “Pokoknya jangan sampai bilang Hidup Jokowi”. Bagi Hendrik Yoku, pemuda asal Papua, pernyataan itu dinilai kurang tepat.

Hal tersebut memicu beragam tanggapan. Bagi sebagian kalangan di Papua dan momen itu seharusnya menjadi kesempatan mengapresiasi pejabat yang sedang bekerja nyata di lapangan.

“Hendrik Yoku merasa heran. Kenapa Bang Dasco malah membawa-bawa nama Pak Jokowi yang sudah selesai masa baktinya, Padahal sekarang ada tokoh yang karya nyatanya sangat terasa langsung di kehidupan kita sehari-hari, yaitu Menteri ESDM Bahlil Lahadalia,” ujar Hendrik, Minggu 24/5/2026.

Hendrik menilai, jika ingin memberikan dukungan, lebih tepat diarahkan kepada pejabat yang kebijakan dan kinerjanya langsung dirasakan masyarakat. Ia mencontohkan dua kebijakan di sektor energi di bawah kepemimpinan Bahlil Lahadalia yang dinilai berpihak pada rakyat.

Pertama, harga BBM tetap terjaga sejak penutupan jalur penyelundupan dan pengendalian pasokan. Menurutnya, langkah ini membantu menjaga daya beli masyarakat di tengah gejolak ekonomi global.

Kedua, program penggantian LPG 3 kg ke Compressed Natural Gas CNG. Hendrik menyebut kebijakan ini lebih murah hingga 30-40 persen, menggunakan sumber daya alam dalam negeri, dan tidak bergantung pada impor.

“Bahlil sudah banyak berbuat agar rakyat sejahtera. Gas kita jadi lebih murah, BBM aman tidak naik. Ini karya nyata, bukan sekadar kata-kata. Sangat disayangkan kalau Dasco malah menyebut nama yang sudah tidak berkuasa, padahal di depan mata kita ada pemimpin yang bekerja keras menyejahterakan kita semua,” tegasnya.

Hendrik berharap para tokoh politik lebih memperhatikan dan mengapresiasi kinerja menteri serta pejabat yang saat ini bekerja di bawah pemerintahan Prabowo-Gibran.

“Kalau mau serukan semangat dan dukungan, ya sebutlah nama-nama yang berprestasi dan bermanfaat nyata bagi rakyat. Seharusnya Bang Dasco bilang: Hidup Bahlil!, karena dialah yang berjuang menjaga energi dan kebutuhan dasar kita semua,” pungkasnya.

(Yan Mofu)